Sekda Papua Barat Ajak Perkuat Sinergi di Hari Otonomi Daerah

  • 28 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) dan menegaskan pentingnya memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam amanatnya, Sekda menyampaikan bahwa peringatan Hari Otda menjadi momentum strategis untuk memperkokoh peran pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Otonomi daerah adalah instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air,” ujar Ali Baham Temongmere.

Mengusung tema “Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, ia menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal demi mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.

Sekda juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Menurutnya, tanpa koordinasi yang kuat, berbagai program pembangunan berpotensi tidak berjalan optimal.

“Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah mutlak diperlukan. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai secara optimal,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan otonomi daerah, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya belum optimalnya integrasi perencanaan dan penganggaran, birokrasi yang masih berorientasi administratif, serta tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat.

Untuk itu, ia mendorong reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome) melalui digitalisasi dan inovasi daerah, serta penguatan kemandirian fiskal agar daerah lebih fleksibel dalam menjawab kebutuhan pembangunan.

Selain itu, kolaborasi antar daerah juga dinilai penting, mengingat banyak persoalan strategis seperti transportasi, lingkungan, hingga pengelolaan sampah yang bersifat lintas wilayah.

Sekda menambahkan, fokus utama pembangunan harus tetap pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, air bersih, dan sanitasi, sekaligus mengurangi kesenjangan antar wilayah, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terpencil.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah amanat kepada kepala daerah, antara lain penguatan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan transparansi pemerintahan, serta pengembangan kewirausahaan dan lapangan kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....