Keamanan Vaksin Terjamin, Dinkes Kabupaten Manokwari Ajak Lengkapi Imunisasi

  • 22 Apr 2026 19:49 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menegaskan bahwa pelaksanaan imunisasi, termasuk vaksin campak, tetap aman diberikan kepada anak. Program ini telah melalui proses pengawasan ketat guna memastikan keamanan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Manokwari, Mince Wilil pada Selasa, 21 April 2026.

Ia menyatakan bahwa reaksi yang muncul setelah imunisasi merupakan hal yang wajar sebagai respons alami tubuh.

“Reaksi pasca imunisasi itu hal yang biasa, karena setiap anak memiliki respons yang berbeda. Namun secara umum masih dalam kategori wajar,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pemantauan terhadap kejadian ikutan pasca imunisasi dilakukan secara berlapis melalui Komite Daerah KIPI. Dalam proses tersebut, turut dilibatkan tenaga profesional, termasuk Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Menurutnya, koordinasi antara dinas kesehatan dan tenaga medis terus diperkuat agar seluruh tahapan imunisasi berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.

“Kami terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan IDAI, sehingga masyarakat tidak perlu ragu terhadap keamanan vaksin bagi anak,” jelas Mince Wilil.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan hak dasar anak untuk mendapatkan perlindungan sejak dini dari berbagai penyakit menular, termasuk campak. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Jangan sampai anak kehilangan haknya untuk terlindungi hanya karena rasa khawatir yang tidak tepat,” tegasnya.

Dari sisi ketersediaan, Dinas Kesehatan memastikan stok vaksin campak di Manokwari masih mencukupi. Layanan imunisasi juga tetap berjalan melalui jaringan posyandu dan puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut.

“Layanan imunisasi tersedia di posyandu yang tersebar di seluruh wilayah, didukung sekitar 15 hingga 16 puskesmas,” katanya.

Ia menambahkan, imunisasi campak diberikan secara bertahap, yakni pada usia sembilan bulan dan dilanjutkan pada usia 18 bulan. Bagi anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, tersedia program imunisasi kejar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Anak yang belum imunisasi tetap bisa dikejar. Petugas puskesmas sudah siap melayani,” ujarnya.

Dalam kondisi tertentu, pemberian lebih dari satu jenis vaksin juga dapat dilakukan selama sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Hal ini tetap dinilai aman dan efektif untuk meningkatkan perlindungan anak.

Selain itu, peran keluarga dinilai penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi. Tidak hanya orang tua, seluruh anggota keluarga diharapkan aktif memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap melalui posyandu.

“Kami harap semua pihak, baik orang tua maupun keluarga, turut berperan membawa anak ke posyandu,” kata Mince Wilil.

Melalui upaya tersebut, Dinas Kesehatan berharap cakupan imunisasi di Manokwari terus meningkat sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit serta mendukung tumbuh kembang anak yang lebih sehat di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....