Dinkes Kabupaten Manokwari Waspadai Penyebaran Kasus Campak

  • 22 Apr 2026 19:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari mencatat adanya delapan kasus dugaan campak sepanjang tahun 2026. Kasus tersebut saat ini masih dalam tahap verifikasi melalui pemeriksaan laboratorium guna memastikan diagnosis secara akurat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Manokwari, Alexander Takdare, menjelaskan bahwa langkah cepat telah dilakukan sejak laporan awal diterima. Petugas kesehatan langsung melakukan penelusuran kasus serta pengambilan sampel dari pasien.

“Delapan kasus sudah kami tangani awal, termasuk pengiriman sampel ke Makassar. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Ia menegaskan, penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, mulai dari identifikasi awal hingga pengendalian di lapangan. Pemantauan juga terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi tidak meluas.

Menurutnya, hasil uji laboratorium akan menjadi dasar dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk upaya intervensi yang diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.

Di sisi lain, upaya pencegahan terus diperkuat melalui sosialisasi pentingnya imunisasi kepada masyarakat. Pemerintah daerah mengingatkan bahwa vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi dasar yang wajib diberikan kepada anak.

“Imunisasi pertama diberikan saat anak berusia sembilan bulan, kemudian dilanjutkan pada usia 18 bulan. Ini penting untuk membangun kekebalan tubuh,” jelas Alexander Takdare.

Dinas Kesehatan juga mengimbau orang tua agar tidak menunda pemberian imunisasi, mengingat perannya yang sangat penting dalam melindungi anak dari penyakit menular.

Selain itu, tim surveilans telah disiagakan untuk merespons setiap laporan dugaan kasus di masyarakat. Apabila ditemukan gejala, petugas akan segera melakukan investigasi dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Gejala campak umumnya ditandai dengan demam tinggi, munculnya ruam kemerahan pada kulit, batuk, pilek, serta mata merah. Masyarakat diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami tanda-tanda tersebut, guna mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Dinas Kesehatan berharap, dengan peningkatan cakupan imunisasi dan partisipasi aktif masyarakat, penyebaran campak di wilayah Manokwari dapat dikendalikan sejak dini dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....