SMAN Taruna Kasuari Nusantara Fokus Penguatan Fasilitas
- 10 Apr 2026 16:21 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari – SMAN Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat terus memperkuat sistem pendidikan berbasis asrama dengan dukungan dana Otonomi Khusus (Otsus). Pengelolaan sekolah berada langsung di bawah Pemerintah Provinsi Papua Barat, termasuk dalam hal pembiayaan dan seleksi peserta didik.
Kepala Sekolah, Brigjen TNI (Purn.) Yusuf Ragainaga, mengatakan mekanisme seleksi siswa tidak mengalami perubahan. Namun, karena seluruh pembiayaan ditanggung melalui dana Otsus, maka penerimaan siswa dari luar daerah harus melalui skema kerja sama.
“Seleksi tetap sama, tetapi karena ini dibiayai Otsus Papua Barat, maka untuk wilayah lain harus melalui kerja sama. Tidak bisa langsung masuk begitu saja,” katanya.
Ia menuturkan, kebutuhan siswa selama menempuh pendidikan, seperti konsumsi dan kebutuhan harian, sepenuhnya ditanggung oleh sekolah. Hal ini membuat pihak sekolah harus menyesuaikan jumlah siswa dengan kemampuan anggaran dan fasilitas yang tersedia.
Menurut Yusuf, pihaknya pernah membuka penerimaan dalam jumlah besar, namun tingginya minat tidak diimbangi dengan kesiapan sarana prasarana.
“Pernah kita buka lebih luas, tapi jumlah pendaftar sangat banyak, sementara kapasitas kita terbatas,” ujarnya.
Saat ini, fasilitas yang tersedia masih terbatas untuk siswa laki-laki. Meski demikian, pemerintah telah merencanakan pengembangan infrastruktur baru guna menambah daya tampung siswa, termasuk rencana pembangunan di wilayah Warmare.
Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut agar pengembangan sekolah bisa berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak generasi muda Papua.
Selain itu, kerja sama dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dinilai memberikan kontribusi positif dalam memperkaya keberagaman siswa di sekolah tersebut.
“Dengan adanya kerja sama ini, anak-anak dari Papua Tengah juga bisa bergabung. Ini memberi gambaran yang lebih luas tentang kondisi anak-anak Papua secara keseluruhan,” ucapnya.
Terkait pembangunan gedung baru, Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi telah menyampaikan komitmen untuk segera merealisasikannya. Bahkan, rencana tersebut sudah diusulkan ke kementerian terkait.
“Harapannya dalam waktu dekat sudah mulai dikerjakan. Perkiraan kami, dua sampai tiga tahun ke depan pembangunan sudah bisa selesai,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....