WRI Ungkap Peluang Besar Komoditas Lokal Papua
- 03 Apr 2026 21:53 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Rantai pasok di Tanah Papua dinilai masih bersifat tradisional, namun memiliki karakteristik yang unik dan potensi besar untuk dikembangkan. Hal ini disampaikan oleh Papua Sustainable Livelihood & Community Outreach Sr. Analyst WRI Indonesia, Seriany Tonglo.
Ia menjelaskan, pada sektor hulu terdapat aktor utama seperti masyarakat adat, petani, serta nelayan di wilayah pesisir yang secara konsisten mengelola sumber daya alam. Aktivitas ini menjadi fondasi utama dalam sistem rantai pasok di Papua.
Menurut Seriany, pola distribusi produk di Papua umumnya terbagi dalam beberapa jalur. Jalur pertama adalah penjualan langsung oleh masyarakat, khususnya mama-mama Papua, yang memasarkan hasil produksi di pinggir jalan maupun pasar lokal.
Selain itu, terdapat jalur distribusi melalui pengepul yang kemudian menjual kembali produk ke wilayah lain. Di sisi lain, mulai berkembang pula jalur hilirisasi melalui koperasi dan kelompok usaha kecil yang mengolah produk dengan skala industri rumah tangga.
“Tahun lalu ada aktivitas kami yang namanya Jelajah Tanah Papua. Ada beberapa komoditas yang kami temui salah satunya adalah komoditas minyak kayu putih di Biak. Komoditas ini sudah teruji secara laboratorium di Jakarta memiliki kualitas terbaik kedua secara nasional,” kata Seriany.
Sementara itu, Socio-Ecological Research Assistant WRI Indonesia, Renta L. Damanik, menilai Papua memiliki potensi besar di sektor kelautan. Dengan wilayah yang dikelilingi laut, perikanan tangkap menjadi salah satu sektor unggulan yang belum dikelola secara optimal.
Ia mengungkapkan, keterbatasan fasilitas seperti cold storage menjadi kendala utama dalam pengelolaan hasil perikanan. Kondisi ini menyebabkan hasil tangkapan belum dapat dipasarkan secara maksimal ke luar daerah.
Selain sektor perikanan, potensi komoditas sagu juga dinilai belum tergarap optimal. “Sagu-sagu kita masih dijual di sekutaran daerah kita. Kita belum pasarkan sagu sampai ke daerah luar. Sebenarnya itu bisa menjadi salah satu potensi,” kata Renta.
Penguatan rantai pasok, pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kapasitas pengolahan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam di Tanah Papua. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan potensi lokal dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....