23 OPD Papua Barat Belum Input SIRUP, Gubernur Dorong Percepatan Serapan Anggaran

  • 31 Mar 2026 14:16 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyoroti masih rendahnya progres penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) di lingkungan pemerintah provinsi setempat. Hingga akhir Maret 2026, tercatat sebanyak 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum melakukan penginputan sama sekali atau masih nol persen. Ini dikatakannya pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kepada sejumlah awak media, Ia menegaskan, bahwa kondisi ini berpotensi menghambat proses lelang, serta berdampak langsung pada rendahnya penyerapan anggaran daerah.

“Berkaitan dengan sistem informasi rencana umum pengadaan atau SIRUP ini, dari 50 OPD baru sebagian yang melakukan input dengan persentase berbeda-beda. Bahkan masih ada 23 OPD yang nol persen,” ujarnya.

Gubernur meminta Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, selaku kuasa pengguna anggaran untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Langkah percepatan dinilai penting agar proses pengadaan barang dan jasa bisa segera dilelang.

Menurutnya, percepatan tahapan pengadaan menjadi kunci dalam mendorong optimalisasi serapan anggaran tahun berjalan, sekaligus memastikan program pembangunan dapat berjalan sesuai target.

“Kita ingatkan kembali, sampai batas tanggal 30 ini masih ada OPD yang belum input SIRUP. Ini harus segera diselesaikan agar proses lelang bisa dibuka dan penyerapan anggaran tahun ini lebih maksimal,” tambahnya.

Selain itu, Mandacan juga berencana memanggil pimpinan dari 23 OPD yang belum melakukan penginputan, untuk mengetahui kendala yang dihadapi. Upaya ini dilakukan, guna mencari solusi cepat dan memastikan tidak ada lagi hambatan administratif dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.

Pemerintah Provinsi Papua Barat menargetkan serapan anggaran tahun 2026, dapat meningkat signifikan melalui percepatan proses pengadaan dan penguatan koordinasi antar perangkat daerah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....