Basarnas Manokwari Edukasi Nelayan Soal Keselamatan Laut

  • 29 Mar 2026 18:43 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari terus meningkatkan edukasi keselamatan bagi para nelayan yang beraktivitas di laut. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kecelakaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di perairan.

Kapten KN SAR 244 Kumbakarna Basarnas Manokwari, Anas Fatihah, mengatakan pihaknya rutin memberikan sosialisasi kepada nelayan terkait pentingnya perlengkapan keselamatan di atas kapal. Peralatan tersebut meliputi pelampung, dayung, radio komunikasi, serta nomor kontak darurat Basarnas.

Menurutnya, edukasi ini penting agar nelayan memiliki kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat di laut. Selain sosialisasi, Basarnas juga telah memberikan pelatihan kepada nelayan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas dalam penanganan awal kecelakaan.

Anas menjelaskan, penggunaan alat keselamatan seperti pelampung sangat berperan dalam menjaga kondisi korban saat terjadi kecelakaan di laut. Hal ini akan memudahkan tim SAR dalam proses evakuasi.

“Apabila ada kapal tenggelam mereka sudah disiapkan dengan alat pelampung yang digunakan. Sehingga untuk proses evakuasi dan kondisi mereka tidak kelelahan saat melakukan upaya menyelamatkan diri dengan begitu tim Basarnas dapat mengevakuasi dengan mudah,” jelas Anas.

Ia menambahkan, meskipun saat ini sebagian besar nelayan telah menggunakan mesin tempel berkekuatan 15 hingga 40 PK, peralatan konvensional seperti dayung tetap harus tersedia sebagai cadangan saat terjadi kerusakan mesin di tengah laut.

Dengan adanya dayung, nelayan diharapkan dapat mengendalikan arah perahu agar tidak terbawa arus atau ombak lebih jauh, sehingga memudahkan proses pencarian oleh tim SAR.

Selain itu, Anas juga mengimbau nelayan untuk selalu membawa alat komunikasi seperti HT atau VHF yang terhubung pada channel 16. Ia menegaskan, Basarnas selalu siaga pada frekuensi tersebut, serta layanan panggilan darurat dapat diakses melalui nomor 115 untuk melaporkan kejadian di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....