Ratusan Warga Padati RTP Borarsi saat Shalat Idul Fitri

  • 22 Mar 2026 16:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi pada Sabtu, 21 Maret 2026 berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Manokwari. Sejak pagi hari, jamaah sudah memadati lokasi untuk melaksanakan ibadah bersama.

Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kerinduan untuk kembali menggunakan fasilitas publik tersebut sebagai tempat ibadah bersama. Apalagi, RTP Borarsi sebelumnya sempat tidak digunakan untuk Shalat Idul Fitri dikarenakan proses renovasi.

Salah satu jamaah, Reni Hegemur, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh pemerintah daerah sehingga masyarakat dapat kembali melaksanakan Shalat Idul Fitri di lokasi tersebut.

Menurutnya, momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

“Alhamdulillah kita telah diberi kesempatan untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri setelah 30 hari berpuasa, di hari yang Fitri ini marilah bersama-sama saling memaafkan dan untuk semua umat muslim marilah kita bekerja sama untuk menjaga silaturahmi dimanapun kita berada,” kata Reni.

Hal senada juga disampaikan oleh jamaah lainnya, Ahmad Hidayah. Ia menilai pelaksanaan Shalat Idul Fitri di RTP Borarsi kali ini membawa antusiasme luar biasa bagi masyarakat, mengingat lokasi tersebut sudah cukup lama tidak digunakan untuk kegiatan serupa.

Menurut Ahmad, keberadaan RTP Borarsi sebagai ruang publik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat, baik keagamaan maupun sosial.

“Saya berharap Pemerintah kabupaten Manokwari dan provinsi Papua Barat bisa terus menyelenggarakan berbagai macam kegiatan baik kegiatan rohani, kegiatan pemerintahan maupun kegiatan corporate agar RTP Borarsi ini bisa terus hidup dan kita bersama-sama menjaganya,” jelas Ahmad.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di RTP Borarsi tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan silaturahmi masyarakat Manokwari. Diharapkan, fasilitas publik ini dapat terus dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan positif, sehingga tetap hidup dan menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....