Khutbah Idul Fitri di Lapas Tekankan Silaturahmi dan Bakti kepada Orang Tua

  • 21 Mar 2026 08:18 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari — Pelaksanaan salat Idulfitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Manokwari berlangsung khidmat, dengan warga binaan mengikuti rangkaian ibadah penuh kekhusyukan, Sabtu, 21 Maret 2026.

Dalam khutbahnya, Ustad Masykur mengajak jamaah menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan sesama, terutama keluarga. Ia menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga waktu untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan.

“Momentum Idul Fitri ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk kembali menyambung silaturahmi, saling memaafkan, dan saling merelakan kesalahan. Ini adalah kesempatan besar untuk memperbaiki hubungan kita, terutama kepada kedua orang tua,” ujar Ustad Masykur dalam khutbahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan jamaah tentang pentingnya meraih ampunan Allah SWT selama Ramadan, dengan mengutip doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW sebanyak tiga kali. Ustad Masykur menjelaskan, doa tersebut berisi peringatan keras bagi umat Islam agar tidak menyia-nyiakan momen Ramadan, berbakti kepada orang tua, serta senantiasa bershalawat kepada Nabi.

“Celakalah bagi mereka yang bertemu Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan Allah. Celakalah yang masih memiliki orang tua tetapi tidak mampu menjadikannya jalan menuju surga, serta mereka yang enggan bershalawat ketika nama Nabi Muhammad SAW disebut,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jamaah, khususnya warga binaan, untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal peningkatan keimanan dan perubahan diri yang berkelanjutan.

Menurutnya, setelah menjalani ibadah selama sebulan penuh, umat Islam dituntut untuk menjaga kualitas ibadah sekaligus memperkuat hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah Ramadan, tugas kita adalah menjaga keimanan itu agar tetap meningkat. Tidak hanya dalam ibadah kepada Allah, tetapi juga dalam membangun hubungan kemanusiaan yang lebih baik,” ucapnya.

Pelaksanaan salat Idulfitri di Lapas Manokwari ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan mereka ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....