Waspada Narkotika Modus Baru, Sasar Generasi Muda
- 20 Mar 2026 14:54 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Peredaran narkotika di wilayah timur Indonesia, khususnya di Kabupaten Manokwari, secara kuantitas dinilai belum sebesar daerah di Pulau Jawa maupun Sumatera. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat tren penyalahgunaan narkotika terus mengalami perubahan.
Hal tersebut disampaikan Stanly Taghupia, S.H., Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Papua Barat, dalam wawancara bersama RRI. Ia mengungkapkan bahwa jenis narkotika yang masih banyak ditemukan di wilayah Papua Barat adalah ganja serta bahan adiktif seperti lem aibon atau fox.
| Baca juga: BNNP Ungkap Kasus Narkotika Papua Barat 2025 |
Namun, menurut Stanly, perkembangan terbaru menunjukkan adanya tren baru yang perlu diwaspadai, yakni munculnya New Psychoactive Substances (NPS). Jenis narkotika ini kerap disamarkan dalam bentuk benda yang tidak mencurigakan.
Ia mengatakan, penyamaran narkotika kini dapat ditemukan dalam liquid atau cairan isi ulang vape. Beberapa di antaranya diketahui mengandung zat terlarang seperti sabu atau ganja cair, sehingga sulit terdeteksi secara kasat mata.
Selain itu, jenis terbaru yang juga menjadi perhatian adalah “whip-pink” yang mulai muncul dan berpotensi disalahgunakan. Fenomena ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika semakin berkembang dengan berbagai modus yang semakin canggih.
Stanly menjelaskan, saat ini terjadi pergeseran pola peredaran, yakni dari barang yang jelas dilarang menjadi barang yang tampak legal namun disusupi zat berbahaya. Kondisi ini dinilai lebih berisiko karena sulit dikenali oleh masyarakat.
“Kalau kita di Papua Barat selama ini tetap kita jaga supaya jangan sampai narkotika ini merambat ke usia-usia produktif. Karena yang kami temui rata-rata saat sedang rehabilitasi kurung waktu beberapa tahun terakhir ini adalah anak-anak yang masih duduk di bangku SMP dan SMA,” kata Stanly.
Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan berbagai program pencegahan, salah satunya melalui Aksi Nasional Anti Narkotika dan Ketahanan Bangsa Dimulai dari Anak atau Ananda Bersinar. Program ini menyasar generasi muda sebagai upaya membangun ketahanan sejak dini, sehingga mereka dapat terhindar dari penyalahgunaan narkotika dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....