Mama Pu Noken Padukan Tradisi dan Sentuhan Modern
- 19 Mar 2026 00:21 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Berawal dari hobi menjahit, Hana R. Pakage berhasil mengembangkan keterampilannya menjadi peluang usaha noken yang kini dikenal dengan nama Mama Pu Noken. Usaha tersebut mulai dirintis sejak tahun 2007 saat dirinya masih menempuh pendidikan di bangku kuliah.
Hana mengungkapkan, pada awal merintis usaha, hasil penjualan noken digunakan untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan kehidupan sehari-hari. Ia mengerjakan setiap pesanan secara langsung, sehingga hubungan dengan pelanggan pun terjalin dengan baik sejak awal.
Memasuki tahun 2016, Hana mulai fokus mengembangkan usaha noken yang awalnya dirintis di Fakfak. Setahun kemudian, ia memutuskan pindah ke Manokwari untuk memperluas usahanya sekaligus mengurus legalitas merek melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Saat ini, produk Mama Pu Noken dipasarkan di lapak yang berada di depan Bank Mandiri Sanggeng, Manokwari. Selain penjualan langsung, Hana juga mulai memanfaatkan media sosial seperti TikTok, Facebook, WhatsApp, dan Instagram untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Keunikan Mama Pu Noken terletak pada desain produknya yang memiliki ciri khas tersendiri. Setiap noken dilengkapi aksesoris seperti cangkang kerang, bulu kasuari, serta tambahan furing dan resleting, sehingga tampil lebih modern tanpa meninggalkan nilai budaya Papua.
Meski demikian, Hana mengakui bahwa tantangan terbesar dalam menjalankan usaha ini adalah pemasaran, karena tidak setiap hari produk dapat terjual.
“Tantangan dalam menjalani usaha ini adalah pemasaran, karena tidak setiap hari produk bisa terjual. Jadi untuk mengatasi masalah ini dengan cara membuka lapak offline agar pembeli juga bisa melihat langsung berbagai macam produk,” kata Hana.
Hana berharap usahanya dapat terus berkembang dan tetap eksis. Ia juga mengharapkan dukungan dari pemerintah, khususnya bagi para pelaku UMKM, agar diberikan tempat usaha yang layak sehingga dapat terus memasarkan produk sekaligus menjaga dan melestarikan warisan budaya Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....