Menembus Jarak Da’i Aceh Rutin Bina Umat di Ransiki
- 05 Mar 2026 12:00 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Program pengiriman da’i ke Distrik Ransiki kembali dilaksanakan pada Ramadan tahun ini. Ustaz Jamaluddin, da’i asal Aceh, kembali menginjakkan kaki di Papua Barat untuk menjalankan misi dakwah yang telah rutin dilakukan setiap tahun di Kampung Apreso, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.
Jamaluddin menjelaskan, awalnya ia datang ke Ransiki dalam rangka tugas kampus. Namun, setelah melihat kondisi masyarakat setempat, khususnya saat bulan suci Ramadan, ia menilai kehadiran da’i atau ustaz sangat dibutuhkan untuk membimbing warga, termasuk para mualaf serta mengisi imam salat Tarawih di masjid.
Melihat kebutuhan tersebut, ia bersama sejumlah pihak kemudian berinisiatif membangun kerja sama dengan AFKN (Yayasan Al Fatih Kaaffah Nusantara) serta Ibu Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat. Kesepakatan itu menghasilkan program rutin pengiriman dua orang da’i setiap bulan Ramadan ke Distrik Ransiki guna memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat.
Jamaluddin menuturkan bahwa kunjungannya tahun ini merupakan yang ketiga kalinya ke Distrik Ransiki. Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya dirinya tidak sempat hadir secara langsung dan mengutus rekan sesama da’i dari Aceh untuk menggantikan. Sementara pada Ramadan tahun ini, ia kembali bersama seorang rekannya dari Jakarta untuk melaksanakan kegiatan dakwah di Kampung Apreso.
Selama berada di Kampung Apreso, berbagai kegiatan keagamaan dilaksanakan. Di antaranya menjadi imam salat di masjid, mengajar anak-anak TPA, memimpin tadarus Al-Qur’an, hingga memberikan ceramah dalam pengajian ibu-ibu di wilayah Distrik Ransiki, khususnya Kampung Apreso.
Menurut Jamaluddin, pembinaan tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman agama, tetapi juga membangun semangat generasi muda untuk terus belajar.
“Semoga generasi Kampung Apreso semakin banyak yang keluar untuk menuntut ilmu sehingga mereka bisa pulang kembali membawa ilmu-ilmu yang mereka punya,” kata Jamaluddin pada Rabu, 4 Maret 2026.
Ia juga berharap masyarakat Kampung Apreso semakin terbuka terhadap perkembangan dunia luar dan tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka ke luar daerah. Jamaluddin menegaskan, pendidikan yang luas akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....