Bupati Tinjau Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah di Sejumlah SMA/SMK Manokwari

  • 03 Mar 2026 11:09 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Bupati Manokwari Hermus Indou, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari kepala sekolah dan guru melakukan peninjauan pelaksanaan ujian akhir sekolah di sejumlah SMA dan SMK di Manokwari, Selasa, 3 Maret 2026. Sekolah yang dikunjungi antara lain SMAN 3 Arfai, SMA Santo Paulus, SMA Yapis Manokwari, dan SMA YPK Oikumene Manokwari.

Bupati mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung sekaligus memastikan pelaksanaan ujian akhir sekolah berjalan lancar. Dalam keterangannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh persoalan pendidikan, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMA/SMK, dapat diinventarisasi dan diidentifikasi dengan baik.

Menurutnya, setiap permasalahan perlu ditindaklanjuti melalui program-program penanganan yang tepat guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Manokwari.

“Kita berharap proses pembelajaran di semua jenjang pendidikan dapat berlangsung dengan baik dan bermutu. Anak-anak kita tidak ada yang putus sekolah, dan mutu pendidikan terus kita tingkatkan agar mereka mampu berakselerasi ke perguruan tinggi maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Manokwari, Pardjianti, menjelaskan bahwa ujian akhir sekolah tingkat SMA dan SMK diikuti siswa kelas XII. Pada tahun 2026, jumlah peserta ujian SMA tercatat sebanyak 1.941 siswa, sedangkan SMK sebanyak 916 siswa, sehingga total keseluruhan mencapai 2.857 siswa.

Pelaksanaan ujian dilakukan dengan beberapa metode, yakni berbasis Android, Computer Based Test (CBT), dan berbasis kertas. Untuk jenjang SMK, hampir seluruh sekolah telah menerapkan sistem CBT. Sementara pada jenjang SMA, terdapat sekitar 10 sekolah yang menggunakan sistem CBT, sedangkan sebagian lainnya masih menggunakan sistem berbasis kertas.

Penggunaan sistem yang berbeda tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan kesiapan masing-masing sekolah. Beberapa sekolah memiliki fasilitas dan perangkat yang memadai, namun ada pula yang belum mencukupi untuk seluruh siswa. Selain itu, pertimbangan konsentrasi siswa juga menjadi alasan sebagian sekolah memilih ujian berbasis kertas.

Ujian akhir sekolah ini menjadi salah satu penentu kelulusan siswa, selain hasil pembelajaran selama tiga tahun dan ujian akhir semester yang ditempuh setiap tahunnya. Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....