Gubernur Lantik Tiga Anggota MRPB PAW Sisa Masa Jabatan 2023–2028
- 03 Mar 2026 06:44 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan, atas nama Menteri Dalam Negeri melantik tiga anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2023–2028. Prosesi pengucapan sumpah dan janji jabatan berlangsung di Hotel Mansinam Beach, Senin, 2 Maret 2026.
Pelantikan tersebut didasarkan pada tiga Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 4 Februari 2026, masing-masing tentang pengesahan pengangkatan Hendrina Ayamiseba dari unsur perempuan perwakilan Kabupaten Wondama, Toni Dance Kandami dari unsur agama perwakilan Provinsi Papua Barat, serta Irene Temongmere dari unsur perempuan perwakilan Kabupaten Fakfak.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan, bahwa mekanisme PAW merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk menjamin keberlangsungan fungsi, peran, dan kewenangan MRPB sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang telah dipercayakan. Pengucapan sumpah dan janji jabatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen moral dan tanggung jawab besar kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat Papua Barat, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujanya.
Ia menambahkan, MRPB memiliki kedudukan strategis sebagai representasi kultural Orang Asli Papua yang menjalankan fungsi perlindungan, pemberdayaan, dan pembelaan hak-hak dasar masyarakat adat.
“Kehadiran saudara harus benar-benar menjadi jembatan aspirasi rakyat serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Papua Barat yang damai, bermartabat, dan sejahtera,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung peran dan fungsi MRPB sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Otonomi Khusus, melalui sinergi yang konstruktif, inklusif, dan berkelanjutan demi percepatan pembangunan yang berkeadilan di Tanah Papua Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....