Festival Paduan Suara Katolik II di Manokwari Resmi Dibuka Sekda
- 01 Mar 2026 17:08 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, secara resmi membuka pelaksanaan Catholic Choir Festival II Tahun 2026 di Manokwari. Festival paduan suara gerejawi tersebut menjadi ajang ungkapan syukur, pujian, dan pemuliaan kepada Tuhan, sekaligus sarana pembinaan karakter dan penguatan iman umat Katolik.
Dalam sambutannya, Yan Ayomi menegaskan bahwa esensi utama dari festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan meninggikan nama Tuhan melalui puji-pujian.
“Pelaksanaan Catholic Choir Festival kedua tahun 2026 ini merupakan ajang kita bersyukur, memuji, dan memuliakan Tuhan. Yang paling utama dalam festival ini adalah nama Tuhan yang kita sembah ditinggikan di atas puji-pujian,” ujarnya.
Ia juga mengutip pesan rohani yang sebelumnya disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, bahwa bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali. Menurutnya, pujian yang dinyanyikan dengan sungguh-sungguh menjadi bentuk doa dan penghambaan umat kepada Tuhan.
Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa festival ini bermuara pada pembentukan karakter dan penguatan iman umat, khususnya umat Katolik di Kabupaten Manokwari, agar senantiasa bersyukur atas penyertaan dan berkat Tuhan dalam kehidupan maupun pelayanan kepada bangsa dan negara.
“Festival ini adalah bagian dari investasi sosial dan spiritual bagi generasi muda kita. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan mental spiritual, moral, dan iman masyarakat,” katanya.
Yan Ayomi turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus LP3KD Kabupaten Manokwari atas konsistensi dan komitmen dalam membina seni budaya serta kegiatan spiritual gerejawi. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan matang secara spiritual.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama, sejalan dengan semangat pembangunan daerah “Manokwari untuk semua dan semua untuk Manokwari”.
Kepada seluruh peserta Catholic Choir Festival II Tahun 2026, Sekda berpesan agar menjadikan ajang ini sebagai sarana pembinaan dan persaudaraan, bukan semata-mata kompetisi.
“Tampilkan yang terbaik dengan penuh sukacita dan sportivitas. Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita memuliakan Tuhan melalui talenta yang telah Tuhan berikan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....