Penyaluran MBG Ramadhan di Manokwari Tetap Berjalan

  • 26 Feb 2026 13:20 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, MANOKWARI – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan di Manokwari. Mekanisme penyaluran dilakukan seperti biasa, namun jenis makanan disesuaikan dalam bentuk makanan kering atau take home.

Salah satu siswa SD YPK 18 Bakaro, Alesandro Maay, mengatakan sejak awal puasa para siswa masih menerima MBG seperti hari biasa. “Kami tetap dapat MBG, hanya bedanya sekarang berupa makanan kering seperti roti, susu, buah pisang, jeruk, dan kacang,” ujarnya.

Ia menjelaskan sebelum Ramadhan, menu MBG yang diterima berupa nasi dengan lauk bervariasi seperti telur rebus, telur goreng, ikan, daging ayam, serta sayuran seperti sawi, kangkung, dan kacang panjang. Menurutnya, perubahan menu tidak mengurangi manfaat program tersebut.

Penyaluran MBG di bulan puasa ini juga dirasakan bermanfaat oleh siswa SMA. Tasyia Arianto, siswa kelas IX L SMA Negeri 1 Manokwari, mengungkapkan dirinya senang karena makanan yang diterima bisa dikonsumsi saat berbuka puasa. “Dengan adanya MBG ini saya sangat terbantu, karena bisa dimakan saat buka puasa,” katanya.

Ia menambahkan, makanan yang dibagikan sangat disukai karena selain praktis juga membantu memenuhi kebutuhan gizi selama menjalankan ibadah puasa. Program ini dinilai mendukung semangat belajar siswa selama Ramadhan.

Sementara itu, Koordinator MBG di SMA Negeri 1 Manokwari, Merry Pally, mengatakan menu yang disiapkan selama bulan puasa memang berupa makanan kering atau take home. “Jumlah yang disediakan bervariasi setiap hari, menyesuaikan dengan jumlah siswa yang hadir di sekolah,” jelasnya.

Menurut Merry, distribusi juga menyesuaikan kondisi siswa kelas XII yang sudah tidak terlalu aktif ke sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda Mandobar, menambahkan program MBG baru kembali diterima pihak sekolah sekitar tiga hari terakhir setelah sempat dihentikan sejak Oktober lalu.

Ia mengakui pada bulan puasa ini MBG diberikan dalam bentuk makanan kering. “Manfaat MBG sangat dirasakan, terutama membantu anak-anak yang orang tuanya tidak sempat menyiapkan sarapan. Kehadiran siswa meningkat dan kasus siswa sakit di sekolah biasanya berkurang,” ujarnya.

Lucinda berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut karena terbukti memberi dampak positif bagi kesehatan dan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Manokwari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....