Pembekalan 114 LO Matangkan Pesparawi XVI Papua Barat
- 24 Feb 2026 16:08 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional ke-XVI terus mengintensifkan berbagai persiapan menuju pelaksanaan ajang nasional yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Papua Barat pada 2026. Salah satu fokus utama adalah penguatan kapasitas 114 relawan Liaison Officer (LO) yang akan bertugas mendampingi kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia pada selasa 24 Februari, 2026.
Ketua LO Pesparawi Nasional ke-XVI, Agustinus M. Rumbino, menegaskan bahwa relawan LO memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan sekaligus wajah kepanitiaan di mata peserta dari berbagai daerah.
“LO bukan sekadar pendamping, tetapi representasi tuan rumah. Sikap, tutur kata, dan kesiapan kita di lapangan akan menjadi kesan pertama bagi para kontingen tentang Papua Barat,” ujarnya saat memberikan pembekalan kepada para relawan yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Kegiatan pembekalan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 222 Tahun 2025 tentang Perubahan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2024 mengenai Panitia Pelaksana Pesparawi Tingkat Nasional Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat.
Menurut Agustinus, pembekalan tidak hanya difokuskan pada pemahaman teknis kegiatan, tetapi juga penguatan mental, manajemen waktu, serta kemampuan komunikasi dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
“Kami ingin seluruh LO memahami rundown kegiatan, mengenal setiap venue, hingga siap menghadapi situasi darurat dengan tenang dan profesional. Ini tanggung jawab besar karena kita membawa nama baik daerah,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Pesparawi Nasional ke-XVI, Ali Baham Temongmere, dalam sambutannya saat membuka pembekalan, menekankan bahwa keberhasilan Pesparawi tidak hanya diukur dari kualitas perlombaan dan kemegahan panggung, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan.
“Pesparawi bukan sekadar kompetisi paduan suara, melainkan momentum rohani untuk memperkuat iman dan mempererat persaudaraan umat Kristen di Indonesia. Pelayanan yang tulus dan penuh kasih akan menjadi kekuatan utama kita sebagai tuan rumah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh relawan diharapkan mampu menghadirkan suasana damai dan bersahabat bagi setiap kontingen yang datang ke Tanah Papua.
Tema Pesparawi Nasional ke-XVI yang diangkat dari Kitab Mazmur 34:2a, “Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu”, dengan subtema “Puji-pujian membawa perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua”, menjadi landasan spiritual dalam seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pembekalan LO.
Sebanyak 114 peserta yang mengikuti pembekalan terdiri dari 70 perempuan dan 44 laki-laki, dengan rentang usia 19 hingga 51 tahun. Dari sisi latar belakang agama, 101 peserta beragama Kristen dan 13 lainnya beragama Islam. Komposisi ini mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Materi pembekalan meliputi pemahaman teknis pelaksanaan Pesparawi di Manokwari, pengenalan potensi wisata dan ekonomi kreatif Papua Barat, pelatihan dasar P3K dan kesiapsiagaan kesehatan, etika pelayanan (hospitality), manajemen waktu, hingga penguatan mental dan spiritual. Pada sesi lanjutan, peserta juga akan mendapatkan materi terkait pencegahan serta penanganan potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Melalui pembekalan ini, panitia berharap seluruh relawan LO dapat bekerja secara solid, profesional, dan menjadi duta pelayanan yang mampu meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta Pesparawi Nasional 2026 di Papua Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....