Harga Ikan Sanggeng Pengaruhi Inflasi Daerah Papua
- 24 Feb 2026 10:11 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Harga ikan di Pasar Ikan Sanggeng, Manokwari, dalam dua minggu terakhir mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan kondisi pada Desember hingga awal Februari.
Sejumlah pedagang menyebutkan, pasokan ikan yang mulai stabil turut memengaruhi pergerakan harga di pasaran.
Rahman, salah satu penjual ikan di Pasar Sanggeng, mengatakan saat ini harga beberapa jenis ikan sudah kembali normal.
"Sekarang harga ikan sudah mulai normal, terutama ikan oci, momar, dan cakalang. Harganya berkisar dua puluh sampai lima puluh ribu rupiah per tumpuk. Tapi untuk ikan tuna dan kakap merah masih tergolong mahal.”Kata Rahman.
Meski harga ikan masih berfluktuasi, komoditas ini tetap menjadi bahan pangan utama masyarakat Manokwari, khususnya sebagai lauk sehari-hari. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan, bahkan saat harga ikan berada pada posisi tertinggi di pasaran.
Asisten II Setda Provinsi Papua Barat, Melkias Werinussa, mengatakan komoditas ikan masih menjadi salah satu penyumbang inflasi di Papua Barat selain bumbu dapur. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Fakultas Pertanian UNIPA di Kampus UNIPA Manokwari.
"Selain komoditas hortikultura, bahan pangan ikan juga menjadi salah satu penyumbang inflasi di Papua Barat.” Ujar Melkias Werrinusa.
Pemerintah berharap kondisi harga ikan dapat terus terkendali. Dengan musim dan cuaca yang relatif baik, harga ikan diperkirakan akan kembali stabil dalam waktu mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....