Pastor Philipus Sidik : Prapaskah dan Puasa Momentum Rawat Kedamaian Papua Barat
- 21 Feb 2026 09:36 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Pastor Paroki Immanuel Sanggeng sekaligus Ketua TPW Wilayah Manokwari, Pastor Philipus Sidik OSA, mengajak umat Katolik dan masyarakat luas untuk memaknai masa Prapaskah dan bulan puasa sebagai momentum memperkuat nilai kebaikan dan menjaga kedamaian di Papua Barat. Hal ini dikatakannya pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Menurut Pastor Philipus, saat ini Gereja Katolik tengah memasuki masa Prapaskah, sementara umat Muslim juga menjalani ibadah puasa dan pantang. Ia menilai, momen tersebut menjadi ruang refleksi bersama sebagai sesama manusia yang hidup berdampingan.
“Saya selaku Pastor Paroki Imanuel Sanggeng dan juga Ketua TPW Wilayah Manokwari tentu menyikapi bahwa saat ini kita Gereja Katolik memasuki masa Prapaskah, dan juga teman-teman dari Muslim memasuki masa puasa dan pantang. Ini menjadi momen bagi kita untuk menyadari diri sebagai manusia,” ujarnya.
Pastor Philipus mengibaratkan dalam diri setiap manusia terdapat dua “singa”, yakni singa putih dan singa hitam, yang melambangkan kebaikan dan keburukan. Menurutnya, masa tobat dan pantang menjadi waktu yang tepat untuk menentukan nilai mana yang hendak dipupuk dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam diri kita ada dua singa; singa putih dan singa hitam. Dalam masa persiapan dan tobat ini, kita mau beri makan yang mana? Kalau kita memberi makan yang hitam, maka yang muncul adalah tutur kata yang tidak baik dan sikap tidak toleran. Tetapi kalau kita memberi makan yang putih, artinya kita menghidupi nilai-nilai kebaikan,” katanya.
Ia menegaskan, baik umat Muslim maupun umat Kristiani, khususnya Katolik, memiliki tanggung jawab bersama untuk merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga harmoni sosial.
Pastor Philipus berharap, semangat Prapaskah dan puasa dapat semakin menumbuhkan kedamaian, sukacita, dan rasa keadilan yang dirasakan seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat secara umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....