Harga Daging Ayam di Pasar Wosi Manokwari Naik Harga

  • 06 Feb 2026 16:49 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari -  Harga daging ayam di Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan harga ini dikeluhkan pedagang maupun masyarakat karena berdampak langsung pada daya beli. Ini di katakan oleh salah satu pedagag ayam, Sukemi yang di temui RRI pada Senin, 02 Februari 2026.

Kepada RRI Sukemi mengatakan Untuk ayam potong lokal, harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp65.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, ayam beku juga mengalami kenaikan dari harga awal Rp35.000 per kilogram menjadi Rp45.000 hingga Rp47.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh terhambatnya pasokan bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) ke Manokwari. Pasokan bibit ayam dari Makassar diketahui telah terhenti lebih dari satu tahun akibat kendala transportasi udara.

Akibat kondisi tersebut, para pedagang terpaksa mengalihkan pasokan bibit ayam dari daerah lain seperti Sorong dan Biak, yang berdampak pada meningkatnya biaya logistik.

“Sudah lama bibit dari Makassar tidak masuk. Kami terpaksa ambil dari Sorong dan Biak, tapi ongkos kirimnya jauh lebih mahal, itu yang bikin harga ayam ikut naik,” ujar Sukemi, salah satu pedagang ayam di Pasar Wosi.

Ia berharap pemerintah daerah dapat turun tangan untuk mengendalikan kondisi tersebut, terutama dengan membantu menekan biaya logistik dan membuka kembali jalur pasokan bibit ayam langsung ke Manokwari.

“Kami harap ada perhatian dari pemerintah, supaya biaya logistik bisa ditekan dan pasokan bibit ayam kembali lancar. Kalau tidak, harga bisa terus naik dan masyarakat yang dirugikan,” katanya.

Para pedagang berharap adanya solusi jangka panjang agar stabilitas harga daging ayam tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak semakin menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....