Aksi Bersihkan Laut Sawaibu, Sambut HUT PI 171
- 03 Feb 2026 20:51 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Menyambut 171 tahun Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) di Tanah Papua, Yayasan Anak Air Pulau Papua (YAAPP) bersama sejumlah komunitas menggelar aksi bersih-bersih laut di Teluk Sawaibu Manokwari, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan pemuda gereja, komunitas wisata air, relawan mahasiswa, media, serta kelompok peduli lingkungan. Aksi difokuskan pada pembersihan sampah laut di teluk Sawaibu sebagai wujud iman yang diwujudkan dalam kepedulian terhadap ciptaan Tuhan.
Koordinator aksi, Hance Krey, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi iman sekaligus ajakan nyata kepada masyarakat untuk menjaga laut Papua.
“Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka memperingati Pekabaran Injil. Kami mengajak teman-teman yang gemar wisata air untuk sambil berwisata juga memperhatikan lingkungan sekitar, khususnya laut,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan sampah laut berdampak langsung pada ekosistem pesisir, terutama terumbu karang dan habitat ikan yang selama ini juga menjadi fokus berbagai komunitas konservasi.
“Harapan kami, ini bukan hanya gerakan kami, tapi menjadi kesadaran bersama. Sampah yang dibuang sembarang merusak karang dan menghilangkan ikan di pesisir,” tambahnya.
Salah satu peserta aksi, Alice Ance Bonggoibo, menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam menyambut HUT PI ke-171. Menurutnya, kegiatan lintas komunitas seperti ini memberi edukasi sekaligus motivasi kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat baik karena merangkul LSM, perguruan tinggi, dan masyarakat. Selain membersihkan laut, kegiatan ini juga mendorong kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Ia menambahkan, aksi bersih-bersih laut juga berpotensi mengangkat nilai ekowisata, sehingga memberi ruang bagi masyarakat pesisir untuk memperoleh penghasilan tambahan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Yayasan Anak Air Pulau Papua (YAAPP), Agus Rumbewas, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kampanye kepedulian lingkungan laut yang masih minim perhatian.
“Kalau lingkungan darat sudah banyak dibicarakan, laut masih sangat sedikit. Padahal potensi laut kita luar biasa. Lingkungan bersih akan menarik kunjungan dan membuka peluang ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menerapkan komitmen Manokwari Nol Sampah secara nyata, dimulai dari kesadaran pribadi.
“Jangan hanya slogan. Nol sampah harus dimulai dari diri kita sendiri, dari rumah, dari kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui momentum HUT Pekabaran Injil, YAAPP berharap gerakan iman dan kepedulian lingkungan terus berjalan seiring, demi menjaga laut Papua sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....