Capaian Tes HIV Manokwari Meningkat Sepanjang Tahun 2025

  • 01 Feb 2026 22:50 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Program penanggulangan HIV di Kabupaten Manokwari menunjukkan capaian positif sepanjang tahun 2025. Dinas Kesehatan Manokwari mencatat peningkatan jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan HIV sukarela melalui 22 fasilitas layanan.

Penanggung jawab Program HIV Dinas Kesehatan Manokwari, Everdina Yuliana Wanggai, SKM., M.Si, mengatakan capaian tes tahun 2025 mencapai 12.580 pemeriksaan, melampaui target 12.000 tes. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 690 kasus HIV dan 539 pasien telah memulai pengobatan antiretroviral (ARV).

“Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang datang secara sukarela untuk tes HIV. Namun masih ada gap antara temuan kasus dan yang masuk pengobatan,” ujar Everdina di Manokwari, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan tren kasus dalam beberapa tahun terakhir tampak meningkat seiring perbaikan pencatatan dan pelaporan data. Populasi yang terdeteksi rentan berada pada rentang usia produktif 15–49 tahun, termasuk pelajar SMA.

Everdina juga mengungkapkan bahwa obat PrEP (Pre-Exposure Prophylaxis) - obat pencegahan HIV telah tersedia di Manokwari dan didistribusikan pada lima layanan kesehatan yang menangani populasi berisiko.

“PrEP adalah obat pencegahan HIV. Populasi berisiko bisa mengkonsumsi setiap hari. Untuk pasangan tidak berisiko tinggi dapat digunakan secara event based sebelum aktivitas seksual,” jelasnya.

PrEP tersedia gratis di puskesmas termasuk Puskesmas Sanggeng, Wosi, Maripi dan Puskesmas SP 4 serta dapat diakses melalui Dinas Kesehatan dan organisasi pendamping HIV di Manokwari.

PrEP diperuntukkan bagi masyarakat dengan lebih dari satu pasangan seksual, mereka yang tidak konsisten menggunakan kondom, serta populasi yang merasa memiliki risiko terhadap HIV.

Dinas Kesehatan terus melakukan edukasi HIV, konseling, tes sukarela, pendampingan, serta penguatan data untuk mendukung target Ending AIDS 2030. Pemeriksaan kini dapat dilakukan secara cepat, termasuk melalui tes oral.

Everdina mengajak masyarakat tidak ragu melakukan pemeriksaan HIV secara sukarela dan rutin.

“Harapan kami, masyarakat Manokwari ikut tes HIV secara sadar. Kalau positif, tetap lanjut pengobatan agar hidup lebih sehat dan produktif,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....