Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT 17 BKOW Papua Barat

  • 31 Jan 2026 12:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Berbagai kegiatan sosial dan hiburan mewarnai Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat yang digelar di halaman Kantor Bupati Lama, Sabtu 31 Januari 2026. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain jalan santai, senam sehat bersama, bazar UMKM, pengobatan gratis, serta donor darah. Antusiasme peserta semakin meningkat dengan pembagian beragam doorprize, termasuk dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama.

Ketua BKOW Provinsi Papua Barat Ny. Hj. Lani Lakotani menyampaikan bahwa usia 17 tahun merupakan simbol kekuatan dan kekompakan organisasi dalam menjalankan visi dan misi BKOW di Papua Barat.

“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi refleksi atas komitmen bersama seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW. Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan sehingga BKOW terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menuturkan, puncak peringatan HUT ke-17 BKOW akan dilaksanakan pada 3 Februari 2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi semangat baru untuk memperkuat soliditas, meningkatkan inovasi, serta kesiapan menghadapi tantangan ke depan.

“Dengan kebersamaan, saya yakin BKOW mampu melangkah lebih maju dan berkontribusi lebih besar lagi bagi Papua Barat,” tambahnya.

Mewakili Gubernur Papua Barat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Barat, Melkias Werinussa, memberikan apresiasi atas kegiatan HUT BKOW yang dirancang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial BKOW, sekaligus ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antarorganisasi dan masyarakat,” katanya.

Menurut Melkias, selama 17 tahun perjalanan BKOW, organisasi ini telah menjadi wadah pemersatu perempuan dari berbagai latar belakang dan berperan aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

“BKOW telah membuktikan bahwa perempuan Papua Barat mampu menjadi motor penggerak dan agen perubahan pembangunan,” ujarnya.

Salah satu peserta bazar UMKM, Asti dari Fatayat NU Papua Barat, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai bazar UMKM memberi ruang promosi dan peningkatan ekonomi bagi pelaku usaha perempuan.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan seperti ini. Semoga ke depan terus dilaksanakan agar UMKM semakin maju,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....