Ciptakan Kompetisi, Dishub Pabar Upayakan Kehadiran Maskapai Baru

  • 29 Jan 2026 16:29 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Upaya pembukaan rute penerbangan baru ke daerah masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya terkait kesiapan maskapai. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max L Sabarofek pada Jumat, 23 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, dari hasil dua kali pertemuan dengan manajemen Garuda dan satu kali pertemuan bersama Gubernur, informasi yang diterima masih sama, yakni pihak maskapai meminta waktu untuk menyelesaikan studi kelayakan atau feasibility study (FS).

“Dua kali saya bertemu, kemudian satu kali dengan Bapak Gubernur, masih pesan atau informasi dia seperti itu. Tunggu mereka FS dulu, maksudnya feasibility study,” ujarnya.

Menurutnya, hingga tahap tersebut dapat disimpulkan bahwa Garuda Indonesia belum siap untuk membuka rute penerbangan ke daerah, meskipun pemerintah daerah telah menyampaikan berbagai pertimbangan dan alasan pendukung.

“Jadi saya lihat sampai di posisi itu berarti Garuda ini belum siap, dalam arti belum bisa mau operasi ke sini, dengan sudah kita memberikan beberapa alasan,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya bergantung pada satu maskapai. Saat ini, upaya lobi juga dilakukan kepada maskapai lain sebagai alternatif untuk membuka akses penerbangan. Rencana penjajakan tersebut masih menunggu ketersediaan waktu Gubernur untuk bersama-sama melihat armada maskapai lain yang berpotensi melayani rute ke daerah.

“Hanya saya tinggal menunggu Bapak Gubernur, kalau waktunya tidak sibuk, kita ke sana untuk melihat armada lain, armada lain untuk bisa ke sini,” lanjutnya.

Menurutnya, kehadiran lebih dari satu maskapai sangat penting untuk menciptakan kompetisi yang sehat dan menekan harga tiket pesawat. Ia pun berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar rencana tersebut dapat segera terealisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....