Pertamina Patra Niaga Sidak SPBU Pastikan BBM Subsidi
- 28 Jan 2026 18:16 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) lintas sektoral di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu, 28 Januari 2026 Kegiatan ini bertujuan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sidak dilakukan di dua SPBU, yakni SPBU 84.983.02 Wosi dan SPBU 83.983.02 Sowi, dengan melibatkan Kepolisian Resor Manokwari serta Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan sidak lintas sektoral merupakan agenda rutin yang dilakukan bersama instansi terkait untuk mengawal distribusi BBM subsidi.
“Pertamina Patra Niaga secara konsisten melakukan pengawasan bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai peruntukannya. Kegiatan ini menjadi langkah preventif sekaligus penegakan aturan agar tidak terjadi penyalahgunaan yang merugikan masyarakat,” ujar Ispiani Abbas.
Dari hasil sidak, petugas menemukan sejumlah pelanggaran, di antaranya penggunaan pelat nomor palsu atau tidak sesuai, penggunaan lebih dari satu pelat nomor kendaraan, barcode atau QR Code Subsidi Tepat ganda maupun palsu, serta kendaraan dengan pajak dan pelat nomor yang telah mati.
Ispiani menjelaskan, Program Subsidi Tepat merupakan sistem pengawasan digital berbasis QR Code yang diterapkan untuk penyaluran Solar subsidi secara transparan dan sesuai regulasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan dalam pembelian BBM subsidi. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan, Pertamina Patra Niaga akan melakukan pemblokiran QR Code. Untuk pelanggaran yang masuk ranah pidana, kami berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Manokwari, Ipda Mochamad Khoiri, mengatakan pihak kepolisian langsung mengamankan lima unit truk yang terbukti melakukan pelanggaran dalam kegiatan tersebut.
“Kendaraan dengan pelat nomor mati kami tindaklanjuti bersama Dinas Perhubungan melalui penilangan. Sedangkan truk yang menggunakan pelat nomor palsu dan barcode palsu kami amankan ke Polresta Manokwari untuk dilakukan penyelidikan dan pendataan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan sidak lintas sektoral ini dapat memberikan efek jera kepada oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi, sehingga penyalurannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.
Melalui pengawasan terpadu ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga penyaluran BBM subsidi, khususnya Solar, agar mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di wilayah Papua Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....