DWP Teluk Bintuni Gelar Pertemuan Perdana 2026

  • 27 Jan 2026 18:27 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar pertemuan perdana di tahun 2026 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung WCC ini membahas agenda rutin DWP sekaligus pembubaran panitia Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-26 Tahun 2025.

Ketua DWP Teluk Bintuni, Alit Putu Suratna, mengatakan bahwa melalui pertemuan bulanan ini diharapkan seluruh pengurus dan anggota dapat semakin meningkatkan kinerja dalam menjalankan program-program ke depan. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk mempererat keakraban serta menjalin hubungan baik antaranggota DWP, khususnya antar-DWP instansi.

“Saya mengapresiasi panitia dan ketua panitia, karena pelaksanaan HUT DWP kemarin berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Alit.

Ia menjelaskan, mengawali program tahun 2026, seluruh bidang di pengurus DWP instansi diharapkan kembali menjalankan program rutin, khususnya bidang kerohanian yang selama ini telah berjalan seperti majelis taklim dan ibadah oikumene. Namun demikian, pasca masa transisi kepengurusan dari pengurus lama ke pengurus baru, sejumlah program belum dapat dilaksanakan secara optimal karena masih adanya kekosongan jabatan struktural di lingkungan pemerintahan daerah.

Sementara itu, Sekretaris DWP Teluk Bintuni, Desi Parantean, menjelaskan bahwa berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART), kepengurusan DWP tingkat kabupaten maupun provinsi dibentuk melalui rapat kerja, bukan melalui Musyawarah Daerah (Musda). Penunjukan Ketua DWP secara otomatis melekat pada istri Sekretaris Daerah (Sekda), dengan susunan Wakil Ketua I, II, dan III masing-masing merupakan istri Asisten I, II, dan III.

Namun, kepengurusan DWP Teluk Bintuni saat ini belum sepenuhnya lengkap karena jabatan Asisten I dan II masih kosong. Oleh karena itu, posisi Wakil Ketua I sementara diemban oleh istri Asisten III, Oktotina Manobi.

Dalam pertemuan tersebut juga dibentuk struktur kepengurusan ibadah oikumene, mengingat program ibadah bulanan sebelumnya sempat vakum. Terpilih sebagai Ketua Oikumene W. Erare Aitem, Sekretaris Grace Wonosobo, dan Bendahara Endang Manibuy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....