Kanwil KemenHAM Pabar Perkuat Kesadaran HAM Pelajar Nabire

  • 22 Jan 2026 16:10 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Papua Barat berkomitmen memperkuat kesadaran hukum dan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan generasi muda melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelajar di SMA YPK Tabernakel Nabire, Papua Tengah, Kamis 22 Januari 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Pahami dan Hargai Hak Asasi Manusia” ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi di lingkungan sekolah.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, ia menegaskan bahwa pendidikan berbasis HAM merupakan kunci dalam mencegah praktik perundungan dan diskriminasi di sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga karakter dan sikap saling menghargai.

“Ilmu pendidikan adalah bekal penting menghadapi masa depan. Saya berharap siswa-siswi tumbuh menjadi insan yang berakhlak, berkarakter, dan unggul, serta tetap menjunjung tinggi hak orang lain,” ujar Dina.

Sebagai narasumber utama, Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian HAM, Sari Puspitawaty, menjelaskan bahwa HAM merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang wajib dihormati dan dilindungi oleh negara maupun individu.

Ia menekankan tiga aspek penting bagi pelajar, yakni hak atas pendidikan yang layak, kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab, serta hak atas perlindungan diri dari intimidasi, kekerasan, dan diskriminasi di lingkungan sekolah.

“Pemahaman HAM mendorong pelajar untuk saling menghormati. Dengan nilai ini, siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIT tersebut diikuti ratusan siswa dengan antusias. Para pelajar aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar perlindungan hukum serta batasan hak asasi dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM Papua Barat, Burhani Hadad, yang mewakili Kepala Kanwil, mengapresiasi partisipasi siswa. Ia menilai pemahaman HAM sejak dini menjadi fondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang harmonis di masa depan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah SMA YPK Tabernakel Nabire, Drs. Suardiman Dayai, M.Pd., para guru, serta staf teknis Kanwil KemenHAM Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....