Perlindungan Sunnah yang Dianggap Tidak Penting
- 20 Mar 2026 09:23 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Program Obrolan Ramadan yang disiarkan oleh RRI Manokwari pada Kamis, 19 Maret 2026 menghadirkan diskusi menarik bertema “Perlindungan Sunnah yang Dianggap Tidak Penting”. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Obrolan Ramadan tahun ini Kerjasama RRI dan MUI Papua Barat dengan menghadirkan narasumber Ust. Abdul Rahman, S.Pd.I.
Dipandu oleh presenter Kati Syamsusudin Kadang Tola, S.P., M.P., dialog berlangsung hangat dan interaktif, membahas pentingnya menjaga amalan sunnah yang kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ust. Abdul Rahman menegaskan bahwa sunnah Rasulullah SAW bukan hanya pelengkap, tetapi memiliki nilai ibadah yang besar jika dijaga secara konsisten. Ia mencontohkan beberapa amalan sederhana seperti memberi salam, menjaga adab makan, hingga memperbanyak dzikir harian yang sering diabaikan.
“Hal-hal kecil yang sering dianggap tidak penting justru menjadi pembeda kualitas keimanan seseorang. Sunnah adalah bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menghidupkan sunnah dalam kehidupan sehari-hari juga dapat memperkuat karakter dan akhlak umat Muslim, terutama di tengah tantangan modernisasi saat ini.
Sementara itu, presenter Kati Syamsusudin Kadang Tola menambahkan bahwa melalui program Obrolan Ramadan, RRI ingin memberikan ruang edukasi dan refleksi keagamaan bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya menjalankan ibadah wajib, tetapi juga mulai memperhatikan sunnah-sunnah yang mungkin selama ini terabaikan,” ungkapnya.
Program Obrolan Ramadan ini mendapat respons positif dari pendengar, yang turut berpartisipasi melalui sesi interaktif. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya sesi terakhir ini, RRI Manokwari berharap nilai-nilai yang telah dibahas selama Ramadan dapat terus diterapkan oleh masyarakat, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....