Harapan Jamaah Al Azhar Wosi di tengah Ramadan

  • 28 Feb 2026 16:53 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Antusiasme Ramadan kembali terasa di Masjid Al Azhar Wosi Pantai. Setiap waktu salat hingga tarawih, jamaah memadati ruang utama masjid bahkan meluber ke halaman. Di balik semarak ibadah itu, tersimpan harapan agar pemerintah daerah memberi perhatian terhadap keterbatasan fasilitas yang ada.

Sekretaris Takmir Masjid, Umar, mengisahkan kebakaran yang terjadi pada 6 Juni 2023 sebagai ujian terberat bagi pengurus dan jamaah. Insiden tersebut menghanguskan sekitar 75 persen bagian atas bangunan dan membuat aktivitas ibadah terganggu.

Sekretaris Takmir Masjid, Umar

“Kami benar-benar terpukul saat itu. Tidak pernah menyangka musibah seperti itu terjadi. Tapi kami yakin ini bagian dari cobaan,” ujar Umar, Sabtu, 28 Februari 2026.

Tak ingin berlarut dalam kesedihan, pengurus dan jamaah segera berembuk untuk membangun kembali masjid. Dengan semangat gotong royong, sekitar 80 persen biaya renovasi berhasil dihimpun dari swadaya jamaah dan donatur. Enam bulan berselang, masjid kembali dapat digunakan untuk beribadah.

Selama masa pembangunan, jamaah harus mencari masjid terdekat untuk melaksanakan salat. Dalam kondisi tertentu, mereka bahkan terpaksa salat di sekitar lokasi atau di rumah masing-masing, terutama ketika hujan turun.

Memasuki bulan suci Ramadan, jumlah jamaah meningkat tajam. Jika hari biasa sekitar 200 jamaah laki-laki rutin hadir, maka pada awal Ramadan jumlahnya bertambah karena kehadiran jamaah perempuan.

“Awal puasa biasanya sangat ramai, lebih dari 200 orang. Ruangan tidak cukup, jadi kami siapkan area luar untuk salat,” ucap Umar.

Kondisi bangunan yang sempit menjadi tantangan saat pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya. Jamaah harus berhimpitan demi bisa mengikuti ibadah bersama.

Umar berharap pemerintah daerah dapat melihat kondisi ini sebagai kebutuhan mendesak. Ia menilai sudah saatnya ada dukungan nyata, baik dalam bentuk perluasan bangunan maupun penyediaan lokasi yang lebih representatif.

“Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Manokwari. Masjid ini sudah tidak lagi mampu menampung jamaah, apalagi saat Ramadan,” katanya.

Di tengah semangat kebersamaan dan meningkatnya partisipasi ibadah, kondisi Masjid Al Azhar Wosi Pantai menjadi cerminan bahwa fasilitas rumah ibadah yang layak masih menjadi kebutuhan penting masyarakat Wosi Pantai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....