Mengenal Beduk dalam Tradisi Keagamaan dan Tradisional
- 25 Feb 2026 03:13 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Beduk atau bedug adalah alat musik tabuh tradisional yang bentuknya menyerupai gendang besar. Sejak ribuan tahun lalu, beduk telah digunakan sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan maupun kepentingan sosial dan politik.
Di Indonesia, beduk lazim dibunyikan sebagai penanda masuknya waktu salat dalam ajaran Islam. Selain itu, beduk juga digunakan dalam kesenian tradisional seperti Seni Reak yang berkembang di tanah Sunda.
Secara fisik, beduk terbuat dari batang kayu besar atau pohon enau dengan panjang sekitar satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi hingga membentuk tabung besar sebagai ruang resonansi suara.
Salah satu ujungnya ditutup dengan kulit hewan yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Ketika ditabuh, beduk menghasilkan suara berat dan bernada rendah yang khas.
Karena suaranya yang kuat dan dapat terdengar hingga jarak jauh, beduk efektif digunakan sebagai penanda waktu atau panggilan berkumpul. Hingga kini, dentuman beduk masih menjadi bagian penting dari tradisi keagamaan dan budaya di berbagai daerah Indonesia. (Sumber: Wikipedia).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....