Ibadah Syukur Kampung Piala Dunia Fanimo tutup Rangkaian kegiatan Piala Dunia

  • 25 Jul 2026 17:39 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai Ibadah Syukur Kampung Piala Dunia Fanimo, Manokwari, yang dihadiri Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Kepala TVRI Papua Barat, Kepala RRI Manokwari, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan komunitas pecinta sepak bola. Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur atas suksesnya rangkaian kegiatan Kampung Piala Dunia yang telah berlangsung selama gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Ibadah syukur berlangsung dalam suasana khidmat dan diisi dengan puji-pujian, doa bersama, serta penyampaian pesan-pesan kebersamaan, persatuan, dan rasa syukur atas situasi keamanan yang tetap kondusif selama pelaksanaan berbagai kegiatan di Kampung Piala Dunia Fanimo.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kampung Fanimo yang telah menunjukkan semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan selama penyelenggaraan berbagai kegiatan Piala Dunia. Menurutnya, Kampung Piala Dunia telah menjadi contoh bagaimana olahraga mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

"Semangat kebersamaan yang dibangun masyarakat Fanimo merupakan modal besar untuk terus memajukan kampung ini. Nilai persatuan yang ditunjukkan selama Piala Dunia harus terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," ujarnya.

Kepala RRI Manokwari menyampaikan bahwa RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Kampung Piala Dunia melalui siaran langsung, pemberitaan, dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Sinergi antara RRI, TVRI Papua Barat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kekuatan dalam menghadirkan informasi sekaligus hiburan yang edukatif bagi masyarakat Papua Barat.

Sementara itu, Kepala TVRI Papua Barat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sejak awal mendukung penyiaran Piala Dunia melalui TVRI. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun selama penyelenggaraan kegiatan menjadi bukti bahwa olahraga dapat mempererat persaudaraan sekaligus mempromosikan Papua Barat kepada masyarakat yang lebih luas.

Ibadah syukur ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama seluruh tamu undangan sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang telah terbangun melalui Kampung Piala Dunia Fanimo. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal bagi lahirnya berbagai kegiatan positif yang terus memperkuat solidaritas masyarakat di Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....