Semangat Kartini Hidup di SMN 1 Manimeri

  • 21 Apr 2026 15:35 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Suasana penuh warna dan makna terasa di halaman SMN 1 Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa 21 April 2026. Para siswa dan guru mengenakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, menghadirkan harmoni budaya dalam peringatan Hari Kartini tahun ini. Upacara bendera menjadi pusat kegiatan, berlangsung khidmat namun sarat semangat emansipasi.

Pasukan pengibar bendera yang terlatih menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menariknya, kehadiran perempuan dalam barisan upacara menjadi simbol kuat bahwa peran mereka kini setara di berbagai bidang. Paduan suara pun tampil memukau, didominasi oleh suara merdu siswi yang menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan.

Pelaksana tugas kepala sekolah, Dodi Putra Periangan, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian penting dari pembelajaran. “Peringatan ini rutin dilakukan setiap tahun karena sudah menjadi bagian dari kurikulum, khususnya dalam memahami sejarah dan perjuangan R.A. Kartini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter dan kebersamaan. “Melalui pakaian adat, kita diajak mengingat kembali perjuangan Kartini. Harapannya, siswa semakin sadar akan arti perjuangan tersebut, semangat belajar, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak,” katanya.

Pesan yang disampaikan pun relevan dengan perkembangan zaman. “Anak-anak harus lebih maju dan mandiri, jangan mudah menyerah. Gunakan digitalisasi dengan baik agar bisa bersaing seperti negara-negara maju,” lanjutnya.

Bagi para siswa, sosok Kartini tetap menjadi inspirasi. Ela dan Enjel menyebut Kartini sebagai pahlawan perempuan yang memperjuangkan pendidikan bagi kaum wanita. “Kartini itu memperjuangkan agar perempuan bisa sekolah. Jadi kita harus tetap semangat belajar di mana pun berada,” ujar mereka.

Senada dengan itu, Dito dan Fidelis menekankan pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan. “Kartini adalah pahlawan pendidikan. Perempuan harus sekolah tinggi karena itu yang sudah diperjuangkan Kartini untuk kita,” ungkap mereka.

Peringatan ini bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menyalakan kembali semangat perjuangan dalam diri generasi muda—bahwa pendidikan, kesetaraan, dan ketekunan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....