Mengenal Sate Ulat Sagu dari Timur Papua

  • 15 Mei 2026 05:12 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID,Manokwari_ Sate ulat sagu adalah kuliner khas dari wilayah timur Indonesia terutama di Papua dan Maluku. Hidangan ini terbuat dari ulat sagu (Rhynchophorus ferrugineus), larva kumbang merah yang hidup di batang pohon sagu yang sudah membusuk.

Ulat sagu Tinggi protein, asam amino esensial, serta mengandung zinc. Dipercaya baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko asma. Séhingga sejak lama menjadi sumber pangan tradisional masyarakat setempat.di beberapa daerah ulat sagu juga di makan mentah, di goreng, atau si masak dalam papeda, di campur dalam sagu bungkus,dan di tumis.

Untuk membuat sate ulat sagu kita memerlukan

Bahan :

Ulat sagu

Tusuk sate

Bumbu :

Bawang merah

Cabai rawit hijau

Cabai rawit merah

Tomat

Air jeruk nipis

Kecap manis ( opsional)

Penyedap rasa

Garam

MSG

Cara membuat

Cuci bersih ulat sagu kemudian tusuk ulat sagu seperti sate dengan cara di tusuk dari ekornya kemudian kepalanya di buat satu bagian tusuk sate berisi 3 sampai lima ekor ulat sagu.

kemudian di bakar di atas bara api hingga matang,angkat dan sisihkan.

Sambal colo colo

Iris tipis bawang merah,rica kemudian masukan garam,penyedap rasa dan jeruk koreksi rasa kemudian tambahkan kecap sisikan

Sate ulat sagu siap di santap.

Sajikan bersama sambal colo colo. bisa di santap langsung atau dijadikan lauk teman makan papeda, atau nasi panas. biasanya sate ulat sagu paling enak di santap saat baru matang karena bagian dalamnya masi lembut,dan gurih.

Rasanya gurih dan sedikit manis, mirip seperti kelapa muda atau krim. (Wikipedia)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....