Perbedaan Susu UHT dan Fresh Milk
- 07 Mei 2026 10:25 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Dilansir dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, susu merupakan sumber protein, kalsium, dan vitamin yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Di Indonesia, dua jenis susu yang banyak dikonsumsi adalah susu UHT (Ultra High Temperature) dan fresh milk (susu segar). Keduanya sama-sama bermanfaat, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda.
Susu UHT diproses dengan pemanasan suhu sangat tinggi, sekitar 135–150°C selama beberapa detik. Proses ini bertujuan untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme sehingga susu lebih tahan lama. Menurut Kementerian Kesehatan, susu UHT dapat bertahan hingga beberapa bulan pada suhu ruang sebelum dibuka, sehingga cocok untuk masyarakat yang membutuhkan kepraktisan dalam penyimpanan dan distribusi.
Sebaliknya, fresh milk hanya melalui proses pasteurisasi dengan suhu lebih rendah, sekitar 60–70°C. Proses ini menjaga rasa dan kandungan nutrisi tetap lebih alami, tetapi membuat daya simpannya lebih singkat. Fresh milk harus disimpan di kulkas dan biasanya hanya bertahan 3–7 hari. Kemenkes menekankan bahwa penyimpanan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri, sehingga konsumen harus lebih berhati-hati.
Dari segi rasa, fresh milk cenderung lebih segar dengan manis alami dari laktosa, sementara susu UHT memiliki rasa yang sedikit berbeda akibat pemanasan tinggi. Walaupun sebagian vitamin dapat berkurang dalam susu UHT, produsen biasanya menambahkan fortifikasi untuk menjaga nilai gizi. Kemenkes menyarankan agar masyarakat tetap memperhatikan label kandungan gizi pada kemasan sebelum membeli.
Kesimpulannya, susu UHT lebih unggul dalam hal kepraktisan dan daya simpan, sedangkan fresh milk lebih unggul dalam rasa segar dan kandungan nutrisi alami. Pemilihan jenis susu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Bagi keluarga yang membutuhkan stok jangka panjang, susu UHT bisa menjadi pilihan. Namun, bagi yang mengutamakan kesegaran dan nutrisi alami, fresh milk lebih tepat, dengan catatan harus segera dikonsumsi setelah dibuka.
Sumber: Kementerian Kesehatan RI – Pedoman Konsumsi Susu dan Produk Olahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....