Pentingnya Kecerdasan Emosional di Tempat Kerja
- 16 Jan 2026 15:23 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Selama ini, kebanyakan orang menganggap bahwa kecerdasan intelektual (IQ) adalah penentu utama kesuksesan seseorang di dunia kerja, sehingga banyak orang berlomba-lomba melatih daya pikirnya hingga bisa mencapai IQ yang mereka inginkan. Bahkan banyak orangtua yang rela memberikan beragam les untuk meningkatkan IQ anaknya.
Namun, dalam beberapa dekade terakhir, semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kecerdasan emosional (emotional intelligence atau EI) justru memiliki peran yang tak kalah, bahkan seringkali lebih besar, terutama dalam hal kepemimpinan, kerja sama tim, dan pengambilan keputusan.
Kecerdasan emosi memiliki peran dan pengaruh yang tinggi dalam dunia pekerjaan. Konsep emotional intelligence pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Peter Salovey dan John Mayer di sebuah artikel pada tahun 1990 yang kemudian populer lewat buku yang ditulis oleh Daniel Goleman Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ.
Emotional intelligence adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan dan memahami emosi (baik emosi orang lain maupun emosi diri sendiri) dengan tujuan meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Seseorang dengan emotional intelligence yang baik mampu mengontrol emosi saat marah, peka terhadap perasaan orang lain, dsb. Kecerdasan emosional menentukan seberapa baik seseorang dalam menggunakan keterampilan yang dimiliki, termasuk keterampilan intelektual.
Kesabaran adalah manifestasi nyata dari kecerdasan emosional yang baik, bukan sekadar pasif tetapi merupakan bentuk kekuatan mental dan emosional untuk tetap tenang sambil terus bertindak secara efektif.
Kecerdasan emosional (EQ) di tempat kerja adalah kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri serta orang lain untuk meningkatkan kinerja, komunikasi, dan hubungan antarrekan kerja, membantu mengatasi tekanan, menyelesaikan konflik secara konstruktif, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif serta produktif, bahkan lebih diutamakan daripada IQ oleh banyak perekrut.
Selain berhubungan dengan rekan kerja dan atasan, pekerja dengan EQ yang baik dapat mengontrol emosi dan responnya jika menemukan kesulitan. Hal ini dapat membantu mereka untuk berkomunikasi dengan lebih jelas dan percaya diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....