Dinkes Manokwari Perkuat Surveilans Aktif Tekan Penularan Campak
- 07 Okt 2026 04:57 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Penanganan KLB campak di Kabupaten Manokwari tidak hanya dilakukan melalui imunisasi massal. Dinas Kesehatan juga memperkuat surveilans aktif di seluruh wilayah kerja Puskesmas untuk menemukan kasus sedini mungkin.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, mengatakan pengawasan dilakukan dengan menurunkan petugas di 16 Puskesmas untuk memantau kondisi masyarakat, terutama anak-anak yang menunjukkan gejala campak.
| Baca juga: Kebiasaan Sederhana untuk Mengasah Otak |
Menurutnya, meskipun terdapat klaster kasus di wilayah Susi, pengawasan tidak hanya difokuskan pada daerah tersebut. Wilayah lain tetap dipantau untuk mengantisipasi munculnya kasus baru.
“Klaster kita ada di Susi, tapi tanpa mengabaikan tempat yang lain. Kami juga melakukan surveilans aktif, teman-teman di 16 Puskesmas akan turun melihat warga atau anak-anak kita,” ujar Mince, Selasa, 6 Oktober 2026.
| Baca juga: Resiko Kesehatan Bagi Pekerja Malam |
Masyarakat diminta memperhatikan gejala yang muncul pada anak, terutama demam dan kemerahan pada kulit. Apabila menemukan kondisi tersebut, keluarga dapat segera menghubungi petugas kesehatan melalui nomor kontak yang telah diberikan saat sosialisasi.
Dinas Kesehatan juga membentuk komunikasi dengan masyarakat melalui grup dan saluran informasi lainnya. Dengan cara tersebut, laporan mengenai dugaan kasus dapat segera diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas.
Anak yang ditemukan mengalami campak akan mendapatkan tata laksana sesuai kondisi kesehatannya. Pemberian vitamin A juga menjadi bagian dari penanganan yang dilakukan terhadap kasus campak.
Mince mengatakan surveilans aktif akan terus dilakukan hingga tidak ditemukan lagi kasus baru di wilayah Kabupaten Manokwari. Upaya tersebut diharapkan dapat memutus rantai penularan sekaligus mempercepat pengendalian KLB campak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....