Kiat Atur Waktu untuk Generasi Sandwich yang Sibuk Dua Peran

  • 15 Sep 2026 16:34 WIB
  •  Manokwari

Generasi sandwich adalah istilah bagi individu usia produktif yang menanggung beban finansial orang tua sekaligus anak. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Dorothy A. Miller pada tahun 1981.

Survei YouGov Indonesia pada 2025 mencatat 46 persen generasi sandwich mengalami stagnasi pendapatan. Riset yang sama menunjukkan 62 persen dari mereka terpaksa mengambil pinjaman dalam setahun terakhir.

Selain tekanan finansial, generasi sandwich juga menghadapi tantangan besar dalam mengatur waktu. Waktu dan tenaga harus terbagi antara pekerjaan, pengasuhan anak, dan perawatan orang tua.

Kiat pertama adalah menyusun jadwal harian dengan skala prioritas yang jelas. Pisahkan kebutuhan mendesak dari kebutuhan yang masih bisa ditunda beberapa hari.

Kiat kedua adalah membagi tugas dengan anggota keluarga lain secara terbuka. Komunikasi yang jujur soal kemampuan dan batas waktu dapat meringankan beban satu orang.

Kiat ketiga adalah tetap meluangkan waktu untuk merawat diri sendiri. Generasi sandwich yang mengabaikan kesehatan sendiri berisiko mengalami kelelahan fisik dan mental.

Kiat keempat adalah menyusun perencanaan keuangan jangka panjang secara disiplin. Dana darurat dan investasi yang aman dapat membantu menghadapi kebutuhan mendadak.

Kiat kelima adalah memanfaatkan aplikasi pengingat atau kalender digital untuk membantu manajemen waktu. Alat bantu sederhana ini dapat mengurangi risiko lupa jadwal penting.

Menjadi generasi sandwich bukan berarti harus menanggung semuanya seorang diri. Dukungan keluarga, komunitas, dan pengelolaan waktu yang baik dapat meringankan beban tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....