Tips Melawan Lupa di Usia Muda, Jaga Otak Tetap Aktif
- 15 Agt 2026 14:24 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Lupa sesekali merupakan hal yang wajar, termasuk pada usia muda. Misalnya lupa menaruh kunci, lupa nama seseorang, atau lupa dengan pekerjaan yang baru saja akan dilakukan. Namun, jika kebiasaan lupa semakin sering terjadi dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.
Dikutif dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) – informas mengingat dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk kualitas tidur, tingkat stres, pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehari-hari. Karena itu, menjaga kesehatan otak tidak harus menunggu usia lanjut.
Salah satu cara sederhana adalah tidur yang cukup dan berkualitas. Ketika tidur, tubuh dan otak mendapatkan kesempatan untuk beristirahat serta memproses berbagai informasi yang diperoleh sepanjang hari. Kurang tidur dapat membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi dan mengingat sesuatu.
| Baca juga: 5 Pertolongan Pertama pada Anak Demam. |
Selain itu, tetap aktif secara fisik juga penting. Berjalan kaki, bersepeda, senam, atau aktivitas fisik lainnya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mendukung fungsi otak. Tidak perlu olahraga berat, yang terpenting dilakukan secara rutin sesuai kemampuan.
Kebiasaan melatih otak juga dapat membantu menjaga kemampuan kognitif. Membaca, mempelajari keterampilan baru, bermain teka-teki, menghafal sesuatu, belajar bahasa baru, atau mencoba aktivitas yang berbeda dapat menjadi cara menyenangkan untuk membuat otak tetap aktif.
Jangan lupa memperhatikan pola makan. Konsumsilah makanan beragam dan bergizi, seperti sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian, serta cukup air. Pola makan seimbang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk otak.
Hal lain yang sering dilupakan adalah mengelola stres. Tekanan pekerjaan, masalah pribadi, dan terlalu banyak pikiran dapat membuat seseorang sulit berkonsentrasi sehingga mudah lupa. Luangkan waktu untuk beristirahat, melakukan aktivitas yang menyenangkan, berbicara dengan orang terdekat, atau melakukan teknik relaksasi.
Agar tidak mudah lupa dalam aktivitas sehari-hari, kita juga bisa menggunakan catatan atau pengingat. Membuat daftar pekerjaan, memasang alarm, atau mencatat hal penting di ponsel bukan berarti kemampuan mengingat kita buruk. Justru cara tersebut dapat membantu mengurangi beban ingatan.
Jika keluhan mudah lupa muncul terus-menerus, semakin berat, atau disertai gejala lain seperti kebingungan, sulit berbicara, perubahan perilaku, atau kesulitan melakukan aktivitas yang sebelumnya mudah dilakukan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Menjaga daya ingat di usia muda dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Tidur cukup, aktif bergerak, melatih otak, mengonsumsi makanan bergizi, mengelola stres, dan menggunakan catatan sebagai alat bantu merupakan langkah yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....