DPPPAKB Papua Barat Sosialisasi Pencegahan Stunting di Susweni

  • 13 Agt 2026 17:36 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Provinsi Papua Barat terus mendorong upaya pencegahan dan pengentasan stunting melalui edukasi kepada masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Bakti Sosial Kampung Susweni, Kabupaten Manokwari, yang dirangkaikan dengan pemberian bantuan kepada keluarga berisiko stunting dan balita yang mengalami stunting pada Rabu 12 Agustus 2026.

Kepala DPPPAKB Provinsi Papua Barat, Witri, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

“Kami mengadakan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait stunting, sekaligus memberikan bantuan bagi keluarga berisiko stunting dan balita yang terkena stunting,” ujar Witri.

Dalam kegiatan tersebut, disiapkan 50 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting dan 15 paket bagi balita stunting. Bantuan menyasar keluarga yang membutuhkan tambahan asupan gizi, termasuk ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, di wilayah Susweni terdapat balita yang berisiko mengalami stunting, balita stunting, serta balita dengan kondisi gizi kurang yang menjadi sasaran intervensi.

Witri menjelaskan, penanganan stunting dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Dinas Kesehatan dan BKKBN. Sosialisasi dan pemberian bantuan juga akan terus dilakukan di wilayah lain yang memiliki kasus atau risiko stunting.

“Kami tidak hanya melakukan kegiatan di satu titik. Bersama BKKBN, kami terus turun ke daerah-daerah yang memiliki risiko stunting, seperti Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak, berdasarkan data yang ada,” jelasnya.

Ia menegaskan, pencegahan stunting perlu dimulai sejak keluarga mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Calon pasangan suami istri perlu mendapatkan pemahaman mengenai kesiapan fisik dan mental, termasuk pentingnya menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.

DPPPAKB Papua Barat berharap melalui edukasi, pendampingan, dan intervensi gizi yang berkelanjutan, angka stunting di Papua Barat dapat terus ditekan dan seluruh anak dapat tumbuh sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....