Waspada Ini Penyakit yang Sering Muncul Saat Musim Panas

  • 12 Agt 2026 18:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Musim panas atau cuaca yang sangat terik bukan hanya membuat tubuh cepat merasa haus dan lelah. Jika tidak menjaga kondisi tubuh, cuaca panas juga dapat meningkatkan risiko munculnya sejumlah gangguan kesehatan.

Salah satu yang paling sering terjadi adalah dehidrasi. Ketika tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, seseorang dapat mengalami rasa haus berlebihan, lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi. Karena itu, minum air yang cukup menjadi salah satu langkah penting saat cuaca panas.

Selain dehidrasi, ada juga heat exhaustion atau kelelahan akibat panas. Kondisi ini dapat ditandai dengan tubuh sangat lemas, banyak berkeringat, pusing, mual, dan kulit terasa dingin atau lembap. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi heatstroke, yaitu keadaan darurat ketika tubuh mengalami peningkatan suhu yang berbahaya.

Cuaca panas juga dapat memicu biang keringat. Kondisi ini terjadi ketika saluran keringat tersumbat sehingga muncul bintik-bintik kecil yang terasa gatal atau perih. Biang keringat lebih mudah terjadi pada orang yang banyak berkeringat dan berada di lingkungan yang panas serta lembap.

Berikutnya adalah sakit kepala. Paparan panas, kurang minum, terlalu lama berada di bawah sinar matahari, atau kurang tidur dapat menjadi faktor yang memicu sakit kepala pada sebagian orang.

Musim panas juga dapat membuat gangguan pencernaan dan penyakit yang berkaitan dengan makanan atau air lebih mudah terjadi dalam kondisi tertentu, terutama jika kebersihan makanan, minuman, dan lingkungan tidak terjaga.

Bukan hanya itu, paparan sinar matahari berlebihan juga dapat menyebabkan sunburn atau kulit terbakar matahari. Kulit bisa menjadi merah, terasa panas, perih, bahkan mengelupas.

Untuk menjaga kesehatan selama musim panas, biasakan minum air secara teratur, gunakan pakaian yang ringan dan nyaman, batasi aktivitas berat di bawah terik matahari, berteduh ketika udara sangat panas, serta menjaga kebersihan makanan dan minuman.

Jika mengalami tanda-tanda seperti kebingungan, pingsan, kejang, atau tubuh sangat panas setelah terpapar cuaca terik, segera cari pertolongan medis. Jangan menganggap semua keluhan akibat panas sebagai hal yang sepele.

Musim panas memang tidak bisa kita hindari, tetapi dampaknya terhadap kesehatan dapat dikurangi dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, mengenali tanda bahaya, dan tidak memaksakan diri beraktivitas ketika kondisi tubuh sudah mulai kelelahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....