Waspadai Penyalahgunaan Obat-obat Tertentu di Papua Barat
- 08 Agt 2026 11:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Penyalahgunaan obat-obat tertentu (OOT) masih menjadi perhatian serius karena dapat mengancam kesehatan, keselamatan, hingga masa depan generasi muda. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah meningkatnya penyalahgunaan obat yang seharusnya digunakan sesuai indikasi medis.
Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Kerja Sama RRI Manokwari bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Manokwari dengan mengangkat tema "Penyalahgunaan Obat-obat Tertentu", menghadirkan narasumber Jandri Duvico Sihaloho, S.Farm., Apt, selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya.
Dalam dialog tersebut, Jandri menjelaskan bahwa obat-obat tertentu merupakan obat yang memiliki manfaat dalam pelayanan kesehatan, namun berpotensi disalahgunakan apabila digunakan tidak sesuai aturan. Penyalahgunaan obat dapat menimbulkan dampak serius, mulai dari gangguan kesehatan, ketergantungan, hingga membahayakan keselamatan pengguna.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membeli obat dari sumber yang tidak jelas, tidak menggunakan obat tanpa anjuran tenaga kesehatan, serta tidak mudah tergiur dengan penjualan obat secara ilegal, terutama melalui media sosial maupun platform daring yang tidak memiliki izin resmi. BPOM terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat-obat tertentu melalui regulasi dan pengawasan distribusi untuk mencegah penyalahgunaan.
Menurutnya, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai bahaya penyalahgunaan obat. Kesadaran masyarakat menjadi benteng utama dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan obat yang dapat merusak kualitas hidup generasi muda.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memastikan obat yang dikonsumsi memiliki izin edar dari BPOM. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi maupun layanan Cek BPOM sebelum membeli atau mengonsumsi suatu produk obat.
Melalui dialog ini, BPOM Manokwari berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan obat secara bijak, sesuai aturan, dan hanya berdasarkan kebutuhan medis. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, media, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan terlindungi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....