Rabun Jauh, Gangguan Mata yang Kian Umum
- 07 Agt 2026 07:48 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Jika papan tulis, rambu jalan, atau tulisan di kejauhan terlihat buram, tetapi benda yang dekat masih tampak jelas, Anda mungkin mengalami rabun jauh atau miopia (myopia).
Menurut National Eye Institute (NEI) dan Mayo Clinic, rabun jauh terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata terfokus di depan retina, bukan tepat di retina. Akibatnya, objek yang berada jauh terlihat kabur, sementara objek dekat tetap terlihat jelas.
Rabun jauh biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak atau remaja dan dapat bertambah seiring pertumbuhan. Faktor keturunan, terlalu lama melakukan aktivitas jarak dekat, penggunaan gawai berlebihan, serta kurangnya aktivitas di luar ruangan diketahui dapat meningkatkan risiko miopia.
Gejala yang Sering Muncul
1. Penglihatan buram saat melihat objek jauh.
2. Sering menyipitkan mata agar lebih jelas.
3. Mata cepat lelah.
4. Sakit kepala setelah melihat jauh dalam waktu lama.
5. Duduk terlalu dekat dengan televisi atau layar.
Kabar baiknya, rabun jauh dapat dikoreksi dengan kacamata minus, lensa kontak, atau operasi refraktif seperti LASIK sesuai rekomendasi dokter mata. Pemeriksaan mata secara berkala juga penting untuk memantau kondisi penglihatan.
Meski umum terjadi, rabun jauh yang sangat tinggi tidak boleh diabaikan karena dapat meningkatkan risiko gangguan mata lain, seperti pelepasan retina, glaukoma, dan katarak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....