8 Tips Pola Makan Sehat untuk Diet Menurunkan Berat Badan.
- 25 Jul 2026 14:41 WIB
- Manokwari
Pria disarankan untuk mengonsumsi sekitar 2.500 kalori per hari sedangkan wanita sebanyak 2.000 kalori dalam sehari. Kalori berfungsi sebagai sumber energi untuk mendukung aktivitas sehari-hari
Tips Mengatur Pola Makan Sehat untuk Diet.
1. Konsumsi Makanan Karbohidrat Tinggi Serat
Karbohidrat harus memuat lebih dari sepertiga dari makanan yang Anda konsumsi. Zat ini tersedia pada kentang, roti, dan nasi.
Namun, sebaiknya pilih karbohidrat dengan kandungan serat yang lebih tinggi, seperti pasta, gandum, beras merah atau kentang dengan kulitnya. Jenis makanan ini kaya akan tinggi serat daripada karbohidrat bertepung putih yang dapat membuat kenyang lebih lama.
Cobalah untuk memasukkan 1 jenis makanan karbohidrat tinggi serat dalam menu utama. Banyak orang menganggap karbohidrat bisa meningkatkan berat badan.
Padahal, kondisi ini tidak sepenuhnya benar. Anda hanya perlu membatasi asupan lemak dan kalori untuk menjaga berat badan tetap ideal. Hindari jenis makanan tertentu, seperti keripik kentang yang bisa meningkatkan lemak pada tubuh.
2. Makan Buah dan Sayuran
Setidaknya, makan 5 porsi berbagai buah dan sayuran setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebagai contoh, Anda bisa coba makan alpukat, apel, dan bayam.
Buah dan sayuran mengandung berbagai nutrisi penting yang baik bagi kesehatan tubuh. Jenis makanan ini dapat mengurangi risiko masalah kesehatan serius. Misalnya, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan obesitas.
3. Mengonsumsi Ikan
Ikan merupakan sumber protein yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh tetap optimal. Jenis makanan ini kaya akan vitamin dan mineral, seperti omega-3, zat besi, dan magnesium.
Cobalah untuk makan ikan sekitar 2 porsi dalam seminggu agar memperoleh manfaat secara maksimal. Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis ikan, antara lain:
Ikan salmon
Sarden
Kembung
Tuna
4. Kurangi Lemak Jenuh
Anda membutuhkan lemak untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Zat ini terdiri dari 2 jenis, yaitu lemak jenuh dan tidak jenuh.
Lemak jenuh tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan gejala penyakit jantung, seperti sesak napas, mudah lelah, dan jantung berdebar-debar.
Pria bisa mengonsumsi lemak jenuh sekitar 30 gram sedangkan wanita sebanyak 20 gram per hari. Anak usia di bawah 11 tahun dapat makan lemak jenuh lebih sedikit dari orang dewasa untuk mencegah infeksi penyakit.
Lemak jenuh mudah ditemukan pada beberapa makanan, sebagai berikut:
Sosis
Mentega
Keju
Krim
Kue
Potongan daging berlemak
Anda bisa memiliki makanan yang mengandung lemak tak jenuh dan mengurangi asupan lemak jenuh. Jenis makanan ini dapat berupa minyak sayur, ikan, dan alpukat.
Kurangi Asupan Gula
Makanan dan minuman tinggi gula bisa meningkatkan risiko obesitas dan kerusakan gigi. Jenis makanan ini mengandung jumlah kalori lebih banyak yang dapat memicu kenaikan berat badan.
Sebelum mengonsumsi makanan, Anda bisa membaca label kandungan gizi pada kemasan untuk mengetahui jumlah gulanya. Kadar gula tinggi biasanya lebih dari 22,4 gram per 100 gram pada makanan atau minuman
- Batasi Konsumsi Makanan Tinggi Garam
Konsumsi makanan tinggi garam secara berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung atau stroke secara tiba-tiba.
Orang dewasa dan anak-anak berusia 11 tahun ke atas dianjurkan untuk makan tidak lebih dari 6 gram garam setiap harinya. Anak di bawah 11 tahun dapat mengonsumsi lebih sedikit garam untuk mencegah penyakit tertentu.
- Makan dalam Porsi Kecil
Anda dapat menjaga pola makan sehat dengan makan dalam porsi kecil tetapi sering. Hal ini sangat penting untuk mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.
Anda bisa menggunakan piring kecil untuk mengendalikan porsi makanan. Sebelum makan, pastikan untuk minum segelas air terlebih dahulu.
- Hindari Melewatkan Waktu Makan
Orang yang sering melewatkan waktu makan sering kali makan secara berlebihan. Padahal, tubuh membutuhkan nutrisi yang stabil setiap 3-4 jam untuk mencegah terhambatnya metabolisme dan penurunan energi.
Semakin lama Anda tidak makan, semakin rendah juga kadar gula darah. Kondisi ini memiliki gejala berupa wajah pucat, tubuh gemetar, dan mudah lelah.
https://ciputrahospital.com>
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....