Sampah Organik Masih Jadi Tantangan Utama

  • 16 Jun 2026 08:15 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Menurut Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), sekitar 50 hingga 60 persen komposisi sampah yang dihasilkan di Indonesia merupakan sampah organik, termasuk sisa makanan yang mudah terurai secara alami. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar persoalan sampah nasional sebenarnya dapat ditangani melalui pengelolaan yang tepat sejak dari rumah tangga. (Megapolitan.news)

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), sampah sisa makanan menjadi penyumbang terbesar timbulan sampah di Indonesia. Pada 2025, komposisi sampah sisa makanan tercatat mencapai lebih dari 40 persen dari total sampah nasional, jauh melampaui jenis sampah lainnya seperti plastik, kertas, maupun logam.

Menurut KLH, tingginya volume sampah organik menjadi tantangan sekaligus peluang. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat menumpuk di tempat pemrosesan akhir (TPA), menghasilkan gas metana yang berkontribusi terhadap perubahan iklim serta menimbulkan bau dan pencemaran lingkungan. Sebaliknya, jika diolah dengan benar, sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos, pupuk organik, hingga sumber energi alternatif.

Kementerian Lingkungan Hidup juga mengingatkan pentingnya mengurangi sampah makanan atau food waste. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah mengambil makanan secukupnya dan menghabiskan makanan yang telah disajikan agar tidak berakhir sebagai sampah.

Sementara itu, KLH mencatat timbulan sampah nasional masih mencapai puluhan juta ton setiap tahun. Pemerintah pun terus mendorong berbagai upaya pengurangan dan pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk guna mendukung ketahanan pangan dan mengurangi beban TPA yang semakin penuh di berbagai daerah.

Himbauan bagi masyarakat, pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi langkah sederhana namun berdampak besar. Sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan ranting dapat dipisahkan dari sampah anorganik untuk diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan sekitar.

Dengan komposisi sampah organik yang mencapai lebih dari separuh total sampah nasional, perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya menjadi salah satu kunci menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....