Mengenal Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

  • 15 Jun 2026 11:14 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Nasi putih masih menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, bagi masyarakat yang ingin mengontrol kadar gula darah atau menjalani pola hidup sehat,dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan memilih sumber karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik lebih rendah dan dicerna lebih lambat oleh tubuh.

Menurut Kemenkes, karbohidrat kompleks mengandung serat yang membantu memperlambat penyerapan glukosa sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Beberapa bahan pangan yang dapat dijadikan pengganti nasi antara lain ubi, singkong, jagung, kentang, sagu, serta havermut atau oat. Makanan-makanan tersebut juga memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

Jagung menjadi salah satu pilihan yang direkomendasikan karena memiliki kandungan serat dan indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibandingkan beras. Kemenkes menyebut beras jagung dapat menjadi alternatif pangan pokok, termasuk bagi masyarakat yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, ubi dan singkong juga dapat menjadi sumber energi pengganti nasi. Kedua bahan pangan lokal tersebut mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang baik untuk membantu mengontrol gula darah apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan diolah dengan cara sehat, seperti direbus atau dikukus.

Kemenkes mengingatkan bahwa pengendalian gula darah tidak hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga jumlah dan pola makan. Karena itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi sayur, buah, protein sehat, serta memilih makanan dengan indeks glikemik rendah sebagai bagian dari pola makanan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....