Mengenal Burnout Kondisi Lelah yang Tak Boleh Diabaikan
- 16 Jun 2026 05:38 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Di tengah tuntutan pekerjaan, aktivitas organisasi, hingga berbagai tanggung jawab sehari-hari, banyak orang sering menganggap rasa lelah sebagai hal yang biasa. Namun, jika kelelahan berlangsung terus-menerus, disertai hilangnya semangat dan menurunnya produktivitas, bisa jadi seseorang sedang mengalami burnout.
Melansir World Health Organization dan International Labour Organization, Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang terjadi akibat stres berkepanjangan. Kondisi ini umumnya dialami oleh pekerja, pelajar, mahasiswa, maupun individu yang memiliki tekanan tinggi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Seseorang yang mengalami burnout biasanya menunjukkan beberapa tanda, seperti mudah merasa lelah meskipun sudah beristirahat, kehilangan motivasi untuk bekerja atau belajar, sulit berkonsentrasi, menjadi lebih sensitif atau mudah marah, serta merasa apa yang dikerjakannya tidak lagi memberikan kepuasan.
Para ahli menyebut burnout tidak terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini berkembang secara perlahan akibat beban kerja yang berlebihan, kurangnya waktu istirahat, tekanan target, hingga ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Jika dibiarkan, burnout dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Selain menurunkan produktivitas, burnout juga dapat memicu gangguan tidur, sakit kepala, kecemasan, hingga meningkatkan risiko depresi. Karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengenali tanda-tanda burnout sejak dini agar dapat segera mengambil langkah pencegahan.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout antara lain mengatur waktu kerja dan istirahat secara seimbang, meluangkan waktu untuk melakukan hobi, berolahraga secara rutin, menjaga pola tidur yang cukup, serta berbicara dengan keluarga, teman, atau tenaga profesional jika diperlukan.
Pakar kesehatan juga mengingatkan bahwa produktivitas yang baik tidak selalu berarti bekerja tanpa henti. Memberikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat justru menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan dan kualitas hidup dalam jangka panjang.
Dengan semakin meningkatnya tuntutan kehidupan modern, kesadaran mengenai burnout menjadi penting agar setiap orang dapat menjaga kesehatan mental sekaligus tetap menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal.
Sumber : World Health Organization dan International Labour Organization.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....