Bupati Manokwari Dorong RSUD Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

  • 05 Jun 2026 17:44 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pembenahan tata kelola RSUD Manokwari. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Tim Visitasi Pembinaan Tata Kelola Rumah Sakit dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang ditugaskan Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit pengampu regional.

Dalam kegiatan asesmen dan pendampingan tata kelola yang diadakan sejak 3 - 6 Juni 2026 tersebut, Hermus mengatakan Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat harus memiliki rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, RSUD Manokwari perlu ditingkatkan kapasitas dan kualitas pelayanannya agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan regional bagi masyarakat di Papua Barat.

“Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi dengan baik. Karena itu rumah sakit umum daerah kita harus naik kelas dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan rumah sakit yang menyebabkan sebagian pasien harus dirujuk ke luar daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus segera diatasi melalui peningkatan tata kelola dan mutu layanan kesehatan.

“Kalau pasien harus dirujuk ke luar daerah tentu membutuhkan biaya yang besar. Karena itu kita harus meningkatkan kualitas rumah sakit agar pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat bisa tersedia di Manokwari,” katanya.

Hermus juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan RSUD Manokwari melalui program pendampingan tata kelola rumah sakit.

Menurutnya, kehadiran tim pengampu menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan sehingga RSUD Manokwari dapat berkembang menjadi rumah sakit yang bermutu dan mampu melayani masyarakat Manokwari maupun Papua Barat secara lebih optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....