Malaria Monyet, Penyakit Yang Perlu Diwaspadai

  • 17 Mei 2026 20:38 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Malaria monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi. Penyakit ini awalnya banyak ditemukan pada monyet di kawasan hutan, namun kini juga dapat menginfeksi manusia melalui gigitan nyamuk tertentu. Kasus malaria monyet cukup banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk beberapa daerah di Indonesia.

Penularan terjadi ketika nyamuk yang telah menggigit monyet yang terinfeksi kemudian menggigit manusia. Karena itu, masyarakat yang sering beraktivitas di area hutan, perkebunan, atau daerah dengan banyak nyamuk memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini.

Gejala malaria monyet mirip dengan malaria biasa, seperti:

• Demam tinggi

• Menggigil

• Sakit kepala

• Nyeri otot

• Tubuh lemas

• Mual dan muntah

Pada beberapa kasus, penyakit ini dapat berkembang cepat dan menyebabkan komplikasi serius bila tidak segera ditangani. Oleh sebab itu, penderita yang mengalami demam setelah bepergian ke daerah hutan sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Pencegahan malaria monyet dapat dilakukan dengan:

• Menggunakan obat anti nyamuk.

• Memakai pakaian lengan panjang saat berada di area hutan.

• Tidur menggunakan kelambu.

• Menjaga lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk.

• Menghindari aktivitas di luar ruangan saat nyamuk aktif, terutama malam hari.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa perubahan lingkungan dan pembukaan hutan dapat meningkatkan kontak antara manusia, monyet, dan nyamuk pembawa penyakit. Karena itu, kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan diri sangat diperlukan.

Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi diri dari gigitan nyamuk, risiko terkena malaria monyet dapat diminimalkan.

Sumber : WHO, Kemenkes RI, Alodokter, dan Halodoc.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....