Sakit Perut Berulang Bisa Jadi Migrain

  • 07 Mei 2026 20:31 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID Manokwari - Banyak orang mengira sakit perut berulang hanya disebabkan gangguan pencernaan biasa. Namun, kondisi tersebut bisa menjadi tanda abdominal migraine atau migrain perut, gangguan yang lebih sering dialami anak-anak tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Mengutip penjelasan dari Mayo Clinic⁠, abdominal migraine merupakan kondisi yang menyebabkan nyeri perut sedang hingga berat, biasanya terjadi di area tengah perut dan berlangsung selama beberapa jam bahkan hingga berhari-hari. Kondisi ini sering disertai mual, muntah, kehilangan nafsu makan, hingga wajah pucat.

Berbeda dengan migrain biasa yang menyerang kepala, abdominal migraine lebih dominan memunculkan keluhan pada perut. Meski begitu, para ahli menyebut kondisi ini masih berkaitan dengan gangguan sistem saraf yang memengaruhi cara tubuh merespons rasa sakit.

Menurut referensi dari Cleveland Clinic⁠, penyebab pasti abdominal migraine belum diketahui secara pasti. Namun faktor genetik, stres, kurang tidur, perubahan hormon, hingga makanan tertentu diduga dapat memicu munculnya serangan.

Kondisi ini sering membuat penderitanya kesulitan beraktivitas karena nyeri muncul tiba-tiba dan berulang. Pada anak-anak, abdominal migraine bahkan dapat mengganggu proses belajar dan aktivitas sehari-hari.

Mengacu pada informasi dari laman National Health Service (NHS) Inggris⁠, diagnosis abdominal migraine biasanya dilakukan setelah dokter memastikan tidak ada gangguan lain pada sistem pencernaan. Riwayat keluarga dengan migrain juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pemeriksaan.

Penanganan abdominal migraine umumnya dilakukan dengan menghindari pemicu, menjaga pola tidur, mengelola stres, serta menerapkan pola makan sehat. Dalam beberapa kasus, dokter dapat memberikan obat tertentu untuk membantu mengurangi frekuensi serangan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan sakit perut berulang, terutama jika terjadi terus-menerus tanpa penyebab yang jelas. Pemeriksaan medis penting dilakukan agar penanganan dapat diberikan lebih cepat dan tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....