Diam - Diam, Banyak Orang Sudah Kecanduan
- 07 Mei 2026 20:07 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari: Adiksi atau kecanduan menjadi salah satu persoalan kesehatan yang semakin banyak dialami masyarakat, tidak hanya terkait narkoba dan alkohol, tetapi juga penggunaan gawai, media sosial, permainan daring, hingga perjudian online. Kondisi ini terjadi ketika seseorang kehilangan kontrol terhadap suatu kebiasaan dan terus melakukannya meski berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, maupun kehidupan sosial.
Mengutip penjelasan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, adiksi merupakan gangguan kronis pada otak yang menyebabkan seseorang sulit menghentikan perilaku tertentu karena muncul dorongan kuat untuk terus mengulanginya. Dalam banyak kasus, adiksi dapat memengaruhi fungsi otak yang berkaitan dengan penghargaan, motivasi, dan pengendalian diri.
Sementara itu, menurut referensi dari World Health Organization (WHO), kecanduan bukan hanya persoalan lemahnya kemauan seseorang, melainkan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan serius melalui dukungan keluarga, lingkungan, hingga tenaga profesional.
Psikolog menjelaskan bahwa adiksi biasanya diawali dari rasa senang atau nyaman saat melakukan suatu aktivitas. Namun, jika dilakukan terus menerus tanpa kontrol, otak akan terbiasa menerima “hadiah” berupa rasa puas sehingga muncul ketergantungan. Akibatnya, seseorang merasa gelisah, marah, atau stres ketika tidak melakukan aktivitas tersebut.
Jenis adiksi yang kini banyak ditemukan di masyarakat antara lain kecanduan media sosial, game online, judi online, rokok, alkohol, hingga narkotika. Bahkan, penggunaan telepon genggam secara berlebihan juga mulai dikategorikan sebagai bentuk behavioral addiction atau kecanduan perilaku.
Mengacu pada informasi dari Alodokter, beberapa tanda seseorang mengalami adiksi di antaranya sulit berhenti, terus menambah durasi penggunaan, mengabaikan tanggung jawab, hingga menarik diri dari lingkungan sosial. Kondisi ini dapat berdampak pada gangguan tidur, penurunan konsentrasi, masalah ekonomi, hingga depresi.
Pakar kesehatan menekankan pentingnya pencegahan sejak dini melalui edukasi dan pengawasan lingkungan keluarga. Orang tua juga diimbau lebih memperhatikan pola penggunaan gadget pada anak dan remaja agar tidak berkembang menjadi kecanduan.
Selain itu, dukungan sosial dinilai sangat penting dalam proses pemulihan. Seseorang yang mengalami adiksi membutuhkan pendampingan tanpa stigma agar dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.
Masyarakat juga diingatkan untuk segera mencari bantuan profesional apabila merasa mulai kehilangan kendali terhadap suatu kebiasaan tertentu. Konsultasi dengan psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan dapat membantu mencegah dampak yang lebih berat di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....